KATASUMBAR – “Slebew..!”
Kata itu dipopulerkan oleh Jeje, sosok yang populer karena nongkrong kawasan Sudirman Center Bussines District (SCBD).
Ia menjadi sorotan karena gayanya yang nyentrik dan doyan berlenggak di sepanjang kawasan itu bak seorang model catwalk.
Aksi Jeje ini pun viral di media sosial, dan kata Slebew menjadi tak asing terdengar.
Suaranya mengucap kata “Slebew..!” tersebut kerap dipakai kreator musik remix yang digandrungi warganet TikTok.
SCBD sendiri dalah sebutan untuk pusat bisnis di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Di kawasan ini banyak ditemukan perkantoran modern, hotel, cafe dan sarana yang mendukung aktifitas bisnis lainnya.
Bagi warga Jakarta, hidup di SCBD adalah soal prestise yang biasanya dinikmati sebagian orang saja.
Kawasan elit-begitulah anggapan yang menguap jika menyebut SCBD.
Namun, belakangan suasana tenang yang dikelilingi gedung-gedung tinggi itu mendadak berubah 180 derajat.
Suasana jalan yang sepi pada akhir pekan di sela kemacetan Jakarta mendadak ramai.
Trotoar jalan yang biasanya dipakai oleh supir ojek daring untuk sekedar beristirahat itu kini dipadati remaja tanggung.
Para remaja ini berdatangan dari pelosok Jabodetabek seperti Citayam, Bojong Gede, dan Depok.

Daerah asal mereka ini pula yang kemudian menjadi idiom baru untuk penyebutan SCBD.
Sudirman-Citayam-Bojong Gede-Depok, begitulah istilah yang berkembang di media sosial.
Istilah ini viral, tak hanya Jeje tapi keberadaan para remaja ini pun turut jadi perhatian warganet.
Wajah SCBD
Mereka berkumpul di kawasan seluas 45 hektare itu menggunakan pakaian nyentrik-mengikuti trendsetter mereka: Jeje.
Celana jeans kulot, sepatu sport dan aneka baju beragam mode seperti crop top-begitulah mode pakaian remaja SCBD.
Di akhir pekan, mereka berseliweran di sepanjang trotoar jalan, berlenggak-lenggok bak model yang tengah memperagakan busana.

“Kesini cuma pengen nongkrong aja, karena lagi viral,” begitu pengakuan Intan (18) warga Bojong Gede, Bogor.
“Iya pengen nongkrong disini karena abis liat video-video Jeje ama Bonge rame di TikTok. Ternyata seru,” sebut Bilqis (18), remaja asal Citayam, Bogor.
Keterangan singkat Intan dan Bilqis ini pada Katasumbar seakan mewakili jawaban semua remaja di SCBD.

Dalam kurun waktu sebulan, kedatangan para remaja ini telah merubah wajah SCBD.
Kawasan yang terkenal elit itu kini bisa dinikmati oleh semua orang dari berbagai latar ekonomi. Hal itupun diakui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“Boleh-boleh saja, asal tidak merusak fasilitas dan tidak buang sampah sembarangan,” ucap Anies menanggapi fenomena baru ini.
Citayam Fashion Week
Fenomena nongkrong di kawasan yang dikelilingi gedung-gedung tinggi Sudirman ini kemudian berkembang.
Remaja yang mulanya hanya nongkrong itu mulai menjajal trotoar seperti seorang model yang tengah memperagakan busana.
Tak sekedar memperagakan busana, diantara mereka bahkan ada yang sengaja menyewa jasa fotografer untuk bisa mengabadikan momen kala melenggak di SCBD.
Randi (bukan nama sebenarnya) adalah salah satunya.
Sosok ini meminta Katasumbar untuk tidak menyebut nama aslinya dengan alasan privasi.
Remaja 22 tahun asal Citayam ini mengaku menyewa fotografer agar bisa memetik momen estetik untuk diunggah ke media sosial.
“Kalau pakai Hp hasilnya nggak bagus. Jadinya nyewa fotografer aja,” ungkapnya pada Katasumbar.
Bagi remaja yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang Batagor ini, tampil di SCBD demi bisa dilirik oleh desainer.

“Ya siapa tahu bisa jadi model beneran. Kalau pengan kayak gitu harus ada modal dong,” tukas dia.
Randi datang ke SCBD menggunakan pakaian biasa yang kemudiand dikreasikan agar lebih eksentrik.
Ia mengaku, pakaian tersebut merupakan brand lokal yang ia beli dari layanan belanja daring.
“Nggak perlu yang mahal-mahal. Ini baju sama celana aku beli online, sepatu pinjam punya temen,” sebut Randi.
Demi bisa menciptakan momen foto yang estetik, Randi nekat berlenggak di atas Zebra Cross sambil difoto oleh sang fotografer.
Tak jarang, aksinya itu mendapat tepuk tangan riuh dari remaja lain yang ada di sekitaran SCBD.
Alih-alih malu, ia mengaku justru senang mendapatkan respon demikian.
“Seru aja gitu ditepuktanganin, udah kayak model beneran,” ucap remaja yang bercita-cita jadi Selebgram ini.
Namun Randi tidak sendiri, pantauan Katasumbar ada banyak remaja lain yang juga melakukan hal yang sama.
Bahkan kala malam, penyeberangan jalan di SCBD menjadi catwalk bagi Randi dan teman-temannya.
Aksi mereka pun menjadi tontonan remaja dan masyarakat lain yang datang ke SCBD.
Tak hanya itu, aksi mereka pun kerap meramaikan linimasa media sosial yang kemudian oleh warganet fenomena ini disebut Citayam Fashion Week.
Kenapa dinamai demikian? Karena rata-rata remaja tersebut berasal dari Citayam, Bogor.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


