KATASUMBAR – Mahalnya harga tiket penerbangan pesawat dari Jakarta ke Padang, dan terbatasnya tiket bus, membuat sebagian perantau Minang sulit untuk mudik.
Sebagian besar dari perantau yang kesulitan mendapatkan tiket itu kemudian harus menggunakan cara lain agar bisa pulang ke kampung halaman.
Salah satunya dengan menggunakan kendaraan pribadi bersama rekanan yang juga melakukan perjalanan ke arah yang sama.
Tapi kini, ada cara lain yang bisa dimanfaatkan oleh perantau Minang untuk bisa mudik tanpa harus khawatir kehabisan tiket pesawat ataupun bus.
Hanya saja, trik ini membuat perjalanan mudik lebih lama karena menggunakan banyak moda transportasi yang terpisah.
Trik tersebut diungkapkan oleh seorang Tiktokers dengan akun @muhammadezrap.
Lewat unggahannya, ia mengungkapkan bahwa dengan trik tersebut perjalanan dari Jakarta ke Padang jadi lebih murah.
Dalam unggahannya tersebut, pemilik akun mengaku total biaya yang ia rogoh selama perjalanan dari Jakarta ke Padang hanya Rp500 ribu.
Caranya, perjalanan dimulai dengan bus Damri dari Kemayoran maupun lokasi rumah menuju Pelabuhan Merak dengan tarif Rp50 ribu.
“Dari Pelabuhan Merak, kita akan menyeberang ke Bakaheuni dengan Ferry ASDP tarifnya 27 ribu (rupiah) di kelas reguler,” katanya.
Perjalanan dilanjut naik bus Damri antar-kota dan provinsi dengan tujuan Bakauheni menuju Stasiun Tanjung Karang dengan tarif Rp55 ribu.
Lalu perjalanan akan disambung dengan naik kereta api KA Rajabasa yang dapat dipesan melalui KAI Access.
Kereta api ini memliki relasi menuju Stasiun Tanjung Karang hingga Stasiun Kertapati di Palembang bertarif Rp32 ribu.
Setelah sampai di stasiun tujuan, ada pilihan bus antar-kota dan provinsi dari Palembang ke Kota Padang dengan tarif Rp300 ribu, salah satunya PO Yoanda Prima.
Untuk pilihan bus ini, perantau bisa memesannya lewat layanan platform pemesanan tiket digital seperti tiket.com maupun traveloka.
Kendati lebih murah, tips dari akun tersebut malah banyak mendapatkan kritik dan sindiran dari warganet.
Kritik dan sindiran itu dilontarkan warganet lantaran situasi jelang Lebaran akan lebih padat daripada hari biasa.
Sehingga perjalanan menggunakan tips tersebut dianggap tidak efektif, apalagi sampai memakan waktu yang lebih lama dari biasanya.
“Cara ribet, wkwkwk langsung aja naik bus Jakarta-Padang tinggal tidur nggak jarus turun naik,” kata yang lain.
“Duh, iya sih anti-mainstream. Tapi lumayan encok dan ribet tuh,” yang lain menimpali.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


