KATASUMBAR – Soto Padang adalah salah satu makanan khas Minangkabau. Menu satu ini kerap disandingkan dengan Nasi Padang.
Namun siapa sangka ternyata menu Soto tersebut ternyata adalah hasil modifikasi Soto yang berasal dari daerah lain.
Sejarah Soto Padang ini diceritakan seorang pria yang berbisnis masakan khas Minang di Malang, Jawa Timur, Afdal.
Lewat sebuah unggahan di Instagram, Afdal bercerita, menu makanan yang terbuat dari campuran mie soun, daging sapi dan sayuran itu ternyata berasal dari Jawa Timur.
Soto baru dikenal di tanah Minangkabau pada tahun 1957 silam, dan dikenalkan oleh perantau asal Jawa Timur yang bernama Haji Minah.
“Tahun 1957, saya berumur 6 tahun, dulu ada satu keluarga besar dari Jawa Timur, namanya Haji Minah.”
“Dan dia bawa anak angkatnya si Karto namanya, dan dagang Soto,” katanya.
Adapun daerah yang didatangi oleh Haji Minang tersebut adalah Kota Bukittinggi, dan disanalah pertama kali dia membuka usaha Soto tersebut.
Seiring berjalannya waktu, usaha Haji Minah diteruskan oleh Karto, yang merupakan anak angkatnya tersebut.
“Saya ngeliat sendiri prosesnya. Saya selalu makan disitu, saya tahu persis cara bikin sotonya,” jelas Afdal.
Menu makanan bikinan Haji Minah pun terkenal, dan banyak orang saat itu yang meniru menu bikinannya.
Namun masakan Haji Minah tidak ditiru sepenuhnya, ada beberapa bagian yang dimodifikasi.
“Kemudian ada beberapa orang bikin Soto persis menjiplak (Soto) yang itu.”
“Tapi dagingnya dikeringin gitu loh. Lalu dikasih nama Soto Padang, yang melakukan itu juga masih keluarga saya,” demikian pengakuan Afdal.
Cerita Afdal pun ramai di media sosial, khususnya Instagram. Tak sedikit warganet yang mengaku baru mengetahui asal usul Soto Padang.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


