KATASUMBAR — Terpilihnya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapat tanggapan dari Guru Besar Ilmu Politik Universitas Andalas, Prof Asrinaldi. Menurutnya, langkah ini sebenarnya sudah bisa diprediksi sejak awal.
“Sejak pendirinya Jefry Geovanny menyatakan keinginan agar keluarga Jokowi memimpin PSI, maka terpilihnya Kaesang hanya soal waktu,” ujar Prof Asrinaldi kepada KATASUMBAR, Selasa, 22 Juli 2025.
Lebih jauh, ia menilai posisi Kaesang sebagai ketua umum memberi tantangan tersendiri, khususnya bagi kader-kader PSI di Sumatera Barat. “PSI di Sumbar butuh kerja keras untuk meningkatkan suara dan diterima masyarakat. Karena bagaimanapun, ketika Kaesang terpilih, asosiasi publik akan langsung mengarah ke Jokowi,” jelasnya.
Prof Asrinaldi mengingatkan bahwa di dua pemilu sebelumnya, Jokowi kalah telak di Sumbar. Hal ini menambah beban bagi kader PSI Sumbar, terutama dalam membangun narasi dan strategi agar ‘Jokowisme’ dapat diterima publik setempat.
“Walaupun pemilih di Sumbar banyak yang berasal dari generasi milenial, tapi milenial Sumbar ini sudah punya rekam jejak pilihan politik, di mana Jokowi tidak mendapatkan suara signifikan,” katanya.
Menurutnya, langkah ke depan memerlukan kreativitas dan pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat Sumbar. “Butuh kerja keras, narasi yang tepat, dan strategi yang berbeda, agar PSI tidak hanya identik sebagai partai keluarga Jokowi, tetapi bisa lebih diterima oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

