KATASUMBAR – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) punya penjelasan tersendiri perihal tingginya curah hujan, yang sebabkan banjir di Kota Padang.
Penjelasan itu berkaitan dengan kondisi cuaca Kota Padang, lengkap dengan penjelasannya secara kondisi iklim.
Hal itu diungkapkan oleh Peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, Didi Satiadi.
Ia mengatakan, tingginya intensitas curah hujan di Padang dipengaruhi oleh siklon tropis 95W.
Siklon ini sebut dia, terjadi di sekitaran wilayah Filipina bagian Utara. Namun berdampak kepada cuaca di pantai Barat Sumatera.
Didi menjelaskan, siklon tropis tersebut cenderung membelokkan angin monsun Australia ke arahnya.
Selain itu, bibit siklon tersebut membawa uap air dari Samudera Hindia yang saat ini masih relatif hangat.
Hal itu lah yang memicu tingginya intensitas hujan di Kota Padang sejak beberapa waktu belakangan.
“Terlihat curah hujan yang tinggi di wilayah sekitar Padang yang berasal dari lautan dan cenderung menyebar ke daratan pada siang hari,” katanya dikutip dari Tempo.
Ia menyebutkan, fenomena siklon tropis dapat berlangsung hingga 1-2 pekan.
Namun setelah berakhir siklon tropis lainnya mungkin saja kembali terbentuk.
Sebelumnya diketahui, Kota Padang dikepung banjir pada Jumat (14/7) kemarin. Tercatat, ada 35 titik kawasan yang terendam.
Selain banjir, tingginya curah hujan juga memicu terjadinya tanah longsor. Akibatnya, 2 orang dilaporkan meninggal dunia.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


