KATASUMBAR – Peragaan busana di jalanan ala Citayam Fashion Week di SCBD, Jakarta Pusat mulai diminati warga Kota Pariaman.
Alhasil, kini banyak masyarakat yang rata-rata berusia muda menirukan aksi Bonge, Jeje dkk di ruas jalan Kota Tabuik.
Pantauan Katasumbar pada Sabtu dan Minggu (30-31/7) kemarin, peragaan busana ini berlangsung di dua lokasi.
Adapun lokasinya di depan Kantor Balai Kota Pariaman dan di Simpang Tabuik.
Sama dengan di SCBD, para peraga ini juga memanfaatkan sarana jalan sebagai catwalk yang kemudian dilabel dengan nama Tabuik Fashion Week.
Demam peragaan busana di jalanan ini berlangsung pada siang dan malam hari.
Tampak, di linimasa terpantau aksi peragaan busana juga diiringi oleh musik remix.
Busana yang diperagakan pun beragam. Mulai dari pakaian sehari-hari hingga pakaian adat Minangkabau.
Aksi para model jalanan ini pun heboh di linimasa media sosial Instagram.
Pantauan Katasumbar di akun Instagram @info_pariaman, aksi para model justru mendapat kecaman dari warganet.
Banyak warganet yang menilai bahwa aktifitas ini menganggu lalulintas, ada pula yang menilai justru peragaan ini memalukan.
Penilaian demikian mereka sematkan di kolom komentar pada unggahan akun @info_pariaman.
Berikut beberapa komentar warganet.
“KANA DALANG DIIKUTI…JALAN RAYA BUAT KENDARAAN BUKAN UNTUK FASHION GAYA,” tulis akun @attuhfah40.
“Salaweh tu pangguang di pantai gandoriah katuju di tangah jalan..” tulis akun @olaaberry.
“Masalah besar, sangat menganggu penguna jin, gunakan sesuai kegunaan ny oke,” tulis akun @wirman_wardi.
“baa kok harus di zebra cross tu. Beko talantak dek kendaraan eboh lo.. tampek lain lah gai sanak… ibo wak nan pengguna jalan lain,” tulis akun @mikazuki_shop.
“Pentas banyak di piaman ni,ado pentas di gandoriah,ado pentas di pantai kata ado lo pentas di pasia sunua,kalo nio juo uni2 malengok2 pai ka ateh pentas2 tu ndak di tangah jalan uni malenggok2 doh,ndak bangga gai kami urang piaman mancaliak doh,ndak kreatif gai uni2 doh jan latah tu di buek lai,” tulis akun @mayarnimukhtar.
“Niru ginian Ga keren broo,, Malu iya Bikin yang beda kalo mau dilirik padahal rancak2 tapi Uru uru… Kk,” tulis akun @cicc_an.
“Ndak ado tampek lain lai tu… malenggok2 ndk tantu jo djalan… malulah,” tulis akun @novitri_anda.
Didukung Wali Kota
Aksi peragaan busana di Kota Pariaman ini sebenarnya bisa dimahfum. Sebab, telah dimulai oleh Wali Kota Pariaman sendiri.
Wali Kota Pariaman, Genius umar sebelumnya sempat ikutan menjajal zebra cross catwalk.
Hal itu ia lakukan kala berkunjung ke DKI Jakarta bersama istri pada Sabtu (23/7) lalu.
Genius Umar menjajal catwalk ini dalam rangka memenuhi undangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Ia diundang oleh Anies untuk menghadiri peresmian Jakarta Internasional Stadium (JIS), Minggu (24/7).
“Sebelum menghadiri undangan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk peresmian Jakarta Internasional Stadium (JIS) besok,” katanya.
“Hari ini saya mencoba sesuatu yang lagi viral di Jakarta, yaitu Citayam Fashion Week di Kawasan SCBD ini,” imbuhnya.
Tantang Remaja Pariaman
Saat menjajal catwalk Citayam Fashion Week (CFW), Genius Umar menggunakan pakaian serba merah.
Begitu pula dengan sang istri. Pakaian mereka dihiasi oleh batik khas Pariaman.
Terkait pakaian, Genius Umar pun menegaskan bahwa niat dia menjajal CFW sambil promosikan batik itu.
Adapun batik Pariaman yang mereka pakai adalah batik Sampan dan Sulaman Nareh.
Dan lewat ajang itu ia pun menantang generasi muda Pariaman. Tantangan ini sekaligus bernada mendukung.
“Kami juga menantang anak-anak muda Kota Pariaman, untuk bisa membuat trend fashion ini kita bikin juga di Kota Pariaman.”
“Nanti kita putuskan dimana lokasi yang cocok untuk kita adakan,” ucap Genius.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


