KATASUMBAR – Wali Jorong Palupuah, Beni Saputra mengatakan BKSDA Sumbar telah memasang kandang jebak untuk menangani konflik harimau yang terjadi di wilayah itu.

Jorong Palupuah terletak di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam.

Konflik harimau terjadi sejak beberapa waktu terakhir dan sejumlah anjing warga menjadi korban serangan harimau.

“Bksda Sumbar telah memasang kandang jebak untuk mengevakuasi harimau sumatera yang berkeliaran di perkebunan warga,” ungkap Beni, Sabtu 24 Desember 2022.

Beni mengatakan kandang itu dipasang sejak Jum’at 23 Desember 2022 kemarin.

“Tentu kita sangat berharap agar harimau ini bisa segera dievakuasi,” kata Beni.

Sementara, Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono membenarkan perihal pemasangan kandang jebak ini.

Kemunculan harimau ini pertama kali terdeteksi di awal bulan ini dengan matinya sejumlah anjing dan ada warga mengaku melihat langsung keberadaan harimau.

BKSDA merespon serangan itu dengan memasang kamera trap. Hasilnya, harimau itu terekam kamera dan berlanjut dengan pengusiran lewat bunyi-bunyian.

Pasca diusir, harimau memang sempat menghilang sebelum kembali muncul dengan memangsa anjing warga.

Warga mengatakan kemunculan harimau itu sangat mempengaruhi aktivitas keseharian, bahkan banyak yang takur berladang.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.