KATASUMBAR – Wali Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah-Agam, Zul Arfin mengatakan warganya masih takut ke ladang.
Warga khawatir dengan kemunculan harimau sumatera sehingga mereka memilih tetap berada di rumah.
“Ada sekitar 42 peladang yang enggan ke ladang, mereka takut dan khawatir dengan kemunculan harimau,” jelas Ketua Forwana Sumbar itu, Senin 12 Desember 2022.
Wali Nagari mengatakan dia terus mendapat keluhan dari warga soal ketakutan pergi ke ladang.
“Tentu ini menjadi persoalan tersendiri bagi kita saat warga takut berladang, padahal mata pencaharian mereka hanya berladang,” kata dia.
Menurut dia, BKSDA Sumbar sudah mengupayakan melakukan pengusiran, namun belum efektif.
“Warga masih saja mendengar bunyi-bunyi yang diduga berasal harimau sumatera, itu yang membuat mereka takut ke ladang,” jelas dia.
Dia berharap BKSDA melakukan langkah konkrit guna mengatasi persoalan harimau yang masuk ke ladang ini.
“Kita harap BKSDA bisa menangkap harimau itu agar masyarakat menjadi tenang untuk bekerja,” harapnya.
Pekan sebelumnya, Nagari Pasia Laweh dihebohkan dengan laporan adanya warga yang melihat keberadaan harimau di sekitar areal peladangan.
Laporan ini diperkuat dengan ditemukannya banyak jejak harimau di lokasi tersebut.
BKSDA Sumbar memasang kamera pemantau dan berhasil merekam keberadaannya pada Selasa 6 Desember 2022.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

