KATASUMBAR – Pemkab Agam mengklaim telah menyalurkan bantuan jaminan hidup kepada 8.195 jiwa, korban terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi November 2025 lalu.
Bupati Agam Benni Warlis didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Villa Ardi menyebut bantuan berasal dari Kementerian Sosial RI.
Villa Ardi menjelaskan Satgas Penanggulangan Bencana memfasilitasi penyaluran bantuan tersebut.
“Untuk nilai bantuan jaminan hidup itu total yang dikucurkan mencapai Rp 11.063 Miliar,” jelasnya, Selasa 19 Mei 2026.
Dia merinci, sebanyak 2427 unit rumah mengalami kerusakan bencana tersebut. Total Kepala Keluarga (KK) sebanyak 2.294 dengan jumlah jiwa sebanyak 8.195.
Masing-masing jiwa, mendapat bantuan perhari sebesar Rp 15 ribu selama 3 bulan atau total per individu memperoleh Rp 1,35 juta per jiwa.
Villa Ardi menjelaskan bantuan untuk korban rumah rusak ringan mencakup 7 kecamatan seperti di IV Koto, Malalak, Kamang Magek, Malalak, Matur, Palembayan hingga Tanjung Raya dengan jumlah 533 KK.
Kemudian kategori rumah rusak sedang, disalurkan ke 8 kecamatan yakni Baso, IV Koto, Matur, Tanjung Raya, Palupuah, Kamang Magek, Palembayan dan Malalak. Jumlahnya 78 KK.
Sementara kategori rumah rusak berat jumlahnya mencapai 1.666 KK di 11 dari Kecamatan, minus Ampek Angkek, Canduang, Sungai Pua, Lubuk Basung dan Banuhampu.
Dinsos mengatakan terus memperharui data penerima mengingat bencana terus terjadi dan berulang seperti di Kecamatan Tanjung Raya.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


