KATASUMBAR – Tahukah kamu bahwa di Sumbar ada kebun teh terluas di dunia? Ya jawabannya ada.

Kebun teh tersebut terletak di Kabupaten Solok Selatan, dan dinamai dengan Kebun Teh Liki.

Kebun tiki dikenal sebagai kebun teh terluas di dunia dengan satu hamparan. Luas kebun teh ini mencapai 2.025 hektare.

Saat berkunjung kesana, dipastikan kamu bisa menikmati hamparan hijau tanaman teh sejauh mata memandang.

Kini kebun tersebut dikelola oleh PT Mitra Kerinci. Kebun tersebut merupakan salah satu penghasil teh dengan kualitas terbaik.

Berada di ketinggian 600 hingga 1300 MdPL, teh Liki terkenal dengan produknya yang mendunia.

Selama lebih 30 tahun, PT Mitra Kerinci telah menghasilkan produk-produk teh yang diolah dari pucuk daun teh varietas terbaik.

Produk teh yang dihasilkan oleh Liki terdiri dari dua teh utama yakni Green Tea dan Black Tea.

Serta teh berkualitas premium seperti White Tea, Red Sinensis, dan Greem Sinensis.

“Semua produk tersebut diekspor ke Eropa dan beberapa perusahaan pengemasan teh yang ada di Indonesia,” kata CEO PT Mitra Kerinci, Yosdian Adi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Yosdian Adi pada Klikpositif.com (grup Katasumbar) pada tahun 2017 silam.

BACA BERITA LAINNYA DISINI

Teh Termahal di Dunia

Ia mengatakan, dalam kurun waktu tiga tahun, produksi teh dari perusahaan milik negara tersebut terus meningkat.

Hal itu juga sejalan dengan persentase ekspor perusahaan setiap tahunnya.

“Selama satu tahun, total produksi kami mencapai 4800 ton setahun. Dan dari jumlah yang ada, jumlah ekspor mencapai 10 persen dari keseluruhan produksi,” sebutnya.

Ia menyebut sejak tahun 2015 persentase tersebut terus meningkat. Peningkatan kualitas ekspor teh dari kebun Liki juga didukung dengan adanya produk White Tea.

“White Tea dan Tea Sinensis merupakan produk teh premium, dan pasarnya cukup besar di Eropa dan lokal Indonesia sendiri.”

“Meskipun untuk White Tea sendiri jumlahnya belum banyak tapi termasuk salah satu varietas teh terbaik di dunia,” jelas dia.

Ia menjelaskan, White Tea merupakan salah satu varietas teh termahal di dunia.

“Jadi dengan begitu, kami bisa terus memperluas pasar, seperti yang telah kami lakukan untuk ekspor ke Asia. Tahun 2017, produksi White Tea mencapai 600 Kilogram,” paparnya kemudian.

Sementara itu, pakar teh Indonesia Bambang Laresolo menilai produk teh dari kebun Liki ini dikategorikan sebagai produk teh yang berkualitas terbaik di Indonesia.

“Tanaman teh yang baik itu ditanam di atas ketinggian 1300 MdPL. Dan jika kita beri range 1 hingga 10, teh dari kebun Liki berada di peringkat ke 8 baik itu dari segi rasa dan aromanya,” ungkap Bambang.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.