KATASUMBAR – Influencer ternama, dr. Richard Lee mengungkapkan air minum galon isi ulang bermerek yang mengandung senyawa kimia berbahaya Bisfenol A atau BPA sudah tersebar ke berbagai wilayah.

Ia pun mendesak BPOM untuk melakukan edukasi kepada publik terkait risiko kontaminasi senyawa berbahaya itu.

“Saya berharap BPOM segera melakukan konferensi pers, klarifikasi, dan edukasi kepada publik,” katanya.

Kekhawatiran Richard muncul setelah video perbicangannya dengan sejumlah ahli terkait risiko kontaminasi BPA.

Kontaminasi itu terdapat galon isi ulang bermerek yang mendapat kecaman dari sejumlah pihak.

“Saya tidak ada kepentingan dengan pihak manapun, tidak membela pihak manapun, tidak punya juga perusahaan air minum.”

“Perhatian utama saya adalah kesehatan, saya ingin minum sesuatu yang baik untuk kesehatan saya,” katanya.

Menurut Richard, risiko kontaminasi BPA pada air minum galon bermerek adalah isu publik yang sudah ramai diberitakan media.

BPOM, katanya melanjutkan, bahkan telah mengeluarkan penjelasan rinci terkait risiko tersebut.

Untuk memperkuat, Richard menampilkan screen capture sebuah presentasi BPOM.

Salah satunya memuat keterangan terkait perkembangan regulasi persyaratan BPA di berbagai negara.

Disebutkan bahwa di Eropa, otoritas keamanan pangan, EFSA, menetapkan persyaratan ambang asupan harian atau Torelable Daily Intake (TDI).

Hal itu berasal dari kemasan pangan yang mengandung BPA sebesar 0,0002 mikgrogram per kilogram berat badan per hari.

Penyebaran Galon ber-BPA

Angka itu 20.000 kali lebih rendah dari persyaratan TDI sebesar 50 mikrogram pada 2010.

Disebutkan pula bahwa Eropa telah memperketat persyaratan migrasi BPA dari kemasan pangan menjadi 0,05 bpj pada 2018 dari sebelumnya 0,6 bpj pada 2011.

Selain itu, ditampilkan pula slide presentasi BPOM lainnya terkait pengaturan BPA di berbagai negara.

Semisal pelarangan penggunaan BPA pada kemasan pangan di Perancis, Brazil dan sejumlah negara bagian di Amerika Serikat.

Richard juga menampilkan slide presentasi BPOM yang berisi peta sebaran migrasi BPA di Indonesia.

Dalam peta terlihat migrasi BPA yang melebihi ambang batas aman yang ditetapkan BPOM, sebesar 0,6 bpj, didapati pada galon isi ulang bermerek yang beredar luas di 13 kota.

Kota-kota tersebut termasuk Jakarta, Bandung, Kediri, Surabaya, Jember, Padang, Palembang, Medan, Banda Aceh, Aceh Tengah, Payakumbuh, Kendari dan Manado.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.