KATASUMBAR – Salah satu kuliner paling legend dan terkenal di Bukittinggi adalah Picai Sikai.
Lokasinya dekat dengan objek wisata Taman Panorama Lubang Jepang, persisnya di samping Masjid Al-Ikhwan Panorama.
Pical Sikai masyhur karena rasa yang khas, dengan perpaduan sayur nan beragam.
Dalam seporsi hidangan, terdiri lontong, kuah kacang, jantung pisang, kol hijau, rebung, daun ubi dan terakhir kerupuk sanjai.
Jajanan legendaris ini sudah ada sejak 1948 silam.
“Berawal dari 5 saudara yang kehilangan orangtuanya. Untuk bertahan hidup mereka memutuskan berjualan pical, ” kata salah satu pewaris dari usaha ini Hj.Nilmawati, dilansir KLIKPOSITIF, Rabu Minggu 24 Oktober 2021.
Salah satu dari 5 bersaudara itu, adalah Khairiah. Ia menempuh studi di salah satu sekolah rakyat pada masa itu.
Semasa sekolah, teman-teman Khai berkata ‘dimana kita sarapan hari ini’, teman yang lain menimpali ‘sarapan di tempat si khai saja’.
“Akhirnya, bernamalah tempat ini dengan Pical Sikai, dari penyebutan teman-teman Khairiah tadi dan terus bertahan hingga sekarang,” katanya.
Saat ini, Pical Sikai sudah berusia 73 tahun.
Dari kelima bersaudara tadi, hanya 2 orang yang masih hidup dan anak-anak mereka tetap melanjutkan usaha ini.
Pical Sikai adalah salah satu kuliner Bukittinggi yang paling terkenal dimata wisatawan, termasuk wisatawan asing.
Di sini, tak hanya pical, juga dijual jajanan lain yang tak kalah melegenda yakni Lamang Tapai.
Harganya tergolong terjangkau di kantong, yakni 14 ribu perporsi.
Bagi wisatawan yang belum sempat mencoba, tentu akan rugi karena rasanya sangat layak direkomendasikan.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

