KATASUMBAR – Belasan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Panjang berjibaku membersihkan abu vulkanik pasca erupsi Marapi.

Pembersihan dengan penyemprotan itu bahkan dilakukan hingga malam hari, sesuai warga melaksanakan ibadah malam Ramadan.

Pada proses itu, Damkar Padang Panjang menurunkan dua unit mobil pemadam yang melakukan penyemprotan ke berbagai kawasan di Pasar Pusat.

Sebab kawasan itulah yang terdampak parah, ditambah lagi area itu merupakan aktifitas ekonomi masyarakat.

Tak hanya pasar, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar), Benny mengatakan tim juga turun membersihkan ruas jalan di Tanjung.

Sebab kawasan itu menjadi salah satu lokasi Pasa Pabukoan di Kecamatan Padang Panjang Timur.

“Tim juga turut menyiram badan jalan di sepanjang Jalan Urip Sumohardjo, Kelurahan Tanah Pak Lambik.”

“Ini sesuai permintaan masyarakat yang masuk ke kami,” katanya.

Ia menjelaskan, penyemprotan dilakukan mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Mereka menyemprotkan air bertekanan tinggi guna membersihkan permukaan jalan yang dipenuhi tebalnya debu.

Abu vulkanik yang melanda Kota Padang Panjang akibat erupsi Gunung Marapi dalam dua hari belakangan.

Sejak Rabu (27/3) dinihari pukul 00.13 WIB, beberapa kali Marapi melontarkan lava pijar dan memunculkan abu vulkanik dalam volume yang cukup besar.

Arah angin yang menuju arah barat, mengakibatkan abu vulkanik menghujani Kota Serambi Mekkah ini.

Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam itu, berada 7 km dari Kota Padang Panjang.

Erupsi pertama kali pada 3 Desember 2023 yang memakan 24 korban jiwa, Marapi masih terus aktif sampai saat ini dengan status Siaga Level III.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.