KATASUMBAR– Video pernyataan
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan terkait gerakan dua jari saat tahiyat serta bacaan Amin dalam Salat viral di media sosial.
Viralnya video Menteri Perdagangan RI tersebut, ramai jadi perbincangan publik tidak terkecuali pakar politik dari akademisi.
Bahkan banyak yang menilai apa yang disampaikan Zulhas terkesan melecehkan agama dan kebablasan.
Seperti apa dampaknya? Begini pandangan Pakar Politik Universitas Andalas (Unand), Najmuddin M Rasul, P.hD.
Najmuddin M Rasul, P.hD menilai, apa yang dilakukan Zulhas adalah merupakan tindakan yang tidak elok dalam politik.
Ia mengatakan, selain dapat berdampak terhadap elektabilitas partai yang dipimpinnya sendiri, juga membawa buruk Paslon yang diusungnya.
Menurutnya, hal itu diantaranya da lat mempengaruhi dukungan dari kalangan kelompok agama dan kelompok muda yang rasional.
“Bisa berdampak negatif terhadap elektabilitas Prabowo. Bisa menurunkan elektabilitas Prabowo, yakni dari sisi kelompok agama, terutama Islam dan yang kedua anak muda,” ujar Najmuddin pada Katasumbar.
Ia menjelaskan, terkait hal yang terjadi ini, seharus Zulhas sebagai petinggi partai dan pejabat negara harus bisa mengevaluasi diri.
Selain Zulhas, ia juga berharap aktor-aktor politik lainnya di Tanah Air juga harus belajar dari kasus Zulhas.
“Kita berharap pada aktor politik, bangunlah komunikasi politik yang sifatnya membangun dan mendorong untuk memahami demokrasi dengan baik.
Kemudian sampaikanlah narasi-narasi politik yang sifatnya mengedukasi.
Jangan bahasa-bahasa yang memecah bela, bahasa-bahasa yang gak elok. Itu tidak bagus,” ujarnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

