KATASUMBAR – Lamang (Lemang) merupakan salah satu penganan yang penting di Hari Raya Idul Fitri. Tradisi memasak lamang atau disebut malamang ini masih terus dipertahankan warga di Kota Padang.

Diantaranya, dapat kita ditemui di Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.Tradisi Malamang Jelang Hari Raya Idul Fitri di Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Koto Padang

Meski cuaca kurang bersahabat untuk malamang, warga Sungai Lareh tetap malamang di ruang terbuka, Rabu (12/5/2021). Meski harus ditutup terpal agar tidak terkena cucuran hujan secara langsung.

Sejak pagi, Elmi (48) sudah mempersiapkan semua yang diperlukan untuk malamang. Sebelum proses memasaknya, Elmi menaburkan sekam padi terlebih dahulu.

Sekam padi berguna untuk menjaga api tetap dapat hidup selama proses pemasakan.Masih Dipertahankan, Lamang Sebagai Penganan di Hari Raya Idul Fitri dan Dibawa ke Rumah Mertua maupun Kerabat Dekat

“Ini kegiatan rutin, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri. Nanti disajikan ke tamu yang datang atau bisa juga untuk dibawa ke rumah mertua,” katanya saat proses malamang.

Kata dia, bahan-bahan yang diperlukan dalam memasak lemang adalah bambu khusus untuk lemang, daun pisang, santan, beras ketan, dan pisang.

Menurut Elmi, hal yang pertama disiapkan untuk malamang ini dimulai dari bambu. Bambu disiapkan sekitar 2 atau 3 hari sebelumnya dalam bentuk potongan.

Selanjutnya, bahan yang disiapkan berupa beras ketan dan santan kelapanya. Kemudian daun pisang.

Elmi menyebut, jika hari memasak yang direncanakan tiba, sejak pagi buta ia mulai memeras santan kelapa.

Setelah santan selesai diperas, dicampur dengan beras ketan. Kemudian, beras ketan yang sudah dicampur santan dimasukkan ke dalam bambu yang sudah dilapisi daun pisang didalamnya.

“Untuk apinya tidak terlalu besar. Saat beras ketan dan santan mulai mendidih di dalam bambu, lemang dimasak dengan api kecil atau bara api sambil menunggu matang.

“Proses selanjutnya membalikkan bambu agar lemang matang secara keseluruhan. Memasaknya sampai memakan waktu sekitar 4 jam,” katanya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.