KATASUMBAR – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul angkat bicara terkait insiden mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukitinggi yang menolak keras Gubernur Sumbar.

Peristiwa tersebut terjadi saat Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) kepada ratusan baru, Selasa (22/8/2023).

Menurut Najmuddin, ada beberapa hal yang mendasari insiden tersebut terjadi.

Pertama, lanjutnya, mungkin mahasiswa kurang memiliki informasi valid tentang keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat.

“Kedua, saya lihat politisasi PSN oleh pesaing politik mahyeldi dan ketiga berkaitan dengan Pilpres 2024,” ujarnya, Rabu (23/8/2023).

“Sebaiknya, mahasiswa memberi ruang untuk diskusi bukan menolak kehadiran Gubernur,” pungkasnya kemudian.

Seperti diberitakan sebelumnya, heboh, beredar video sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukitinggi tolak kedatangan Gubernur Sumbar Mahyeldi saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK).

Gubernur Sumbar Mahyeldi diketahui akan memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru dalam PBAK tersebut.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa (22/8/2023) siang di depan ratusan mahasiswa baru.

Berdasarkan video yang beredar, mahasiswa tersebut mengambil mikrofon dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

Terlihat mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “Tuntaskan Isu PSN Pak Gub”.

Hal tersebut dibenarkan oleh Presiden Mahasiswa UIN Sjech M Djamil Djambek Bukitinggi Ahmad Zaki.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.