KATASUMBAR — Komunitas Tanah Ombak berusaha untuk menanamkan nilai-nilai sastra kepada anak sejak dini.

Penanaman nilai sastra ini diharapkan dapat melatih budi dan mengembangkan kreativitas anak-anak di masa depan.

Hal ini terlihat dari kegiatan yang digelar komunitas ini pada 14-19 Oktober 2024 yaitu Festival Sastra Anak.

Setidaknya, ada beberapa macam kegiatan sastra yang dilakukan dengan menyasar anak-anak dengan tujuan mengembangkan kreativitas mereka.

Penggagas Komunitas Tanah Ombak, Syuhendri Dt Siri Marajo, mengatakan, kegiatan tersebut antara lain FGD sastra anak dengan pembicara dua akademisi yaitu Yenni Hayati dan Zurmailis.

Lalu, ada Lomba Menulis Surat untuk Ibu dengan peserta anak-anak usia 8-15 tahun. Dalam lomba ini, sebut Syuhendri, anak-anak diminta menuliskan keluhan atau perasaan mereka kepada orang tua.

“Lomba ini merangsang anak-anak terbuka menyampaikan perasaannya,” tutur Syuhendri. Orang tua, sebutnya, akan mengetahui langsung keluhan anak-anaknya.

Ada orang tua yang sibuk bekerja, anak-anak dibiarkan tumbuh dan tidak mendapat contoh yang baik. Kisah ini salah satu yang ditulis anak-anak.

Festival sastra anak juga menghadirkan workshop dan lomba pantun. Lomba pantun merangsang anak-anak berpikir kreatif karena mesti merangkai kata yang sesuai rima. Ini membutuhkan daya nalar, kata Syuhendri.

Terakhir, ada pagelaran sastra. Pagelaran sastra nenampilkan musik, puisi, dan teater.

Salah satu penampilan teater anak-anak.

Syuhendri mengatakan festival sastra anak ini hanya berlangsung 6 hari. Anak-anak mendapatkan hadiah sebagai motivasi.

Namun, sebutnya, hadiah hanya jadi pemancing. Jauh lebih penting, nilai-nilai sastra itu meresap dalam jiwa anak-anak sehingga nanti mereka tumbuh menjadi dewasa yang bernalar dan berakhlak baik, di masa depan.

Perlu diketahui, Komunitas Tanah Ombak adalah organisasi nirlaba yang berlokasi di Purus. Fokus mereka adalah pendidikan anak-anak dengan pendekatan sastra.

Di Tanah Ombak, ada pustaka yang bisa diakses anak-anak kapan saja. Mereka juga dilatih teater, belajar Bahasa Inggris, menulis puisi, dan cerpen. Anak-anak yang rata-rata berasal dari kalangan miskin kota ini diharapkan dapat akses yang sama terhadap pendidikan.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.