KATASUMBAR – Kapal Van der Wijck yang menjadi judul salah satu novel terkenal dari Buya Hamka kemungkinan besar telah ditemukan.
Buya Hamka memang membuat novel tersebut dengan latar kisah cinta Zainuddin dan Hayati yang berujung sedih.
Novel ini mengisahkan persoalan adat yang berlaku di Ranah Minang, dan perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan sepasang kekasih, Zainuddin dan Hayati.
Hayati, meninggal dalam perjalanan pulang ke Ranah Minang setelah Kapal Van der Wijck yang ditumpanginya karam.
Rupanya kapal ini nyata adanya.
Dilansir dari instagram @viceind, Tim Ekspedisi BPCB Jatim baru saja mengumumkan bahwa kapal tersebut kemungkinan besar telah ditemukan.
Dalam presentasi pada Kamis 21 Oktober 2021, tim menunjukkan potret sisa-sisa kapal uap yang dijangkau tim penyelam di perairan tersebut.
Bagian kapal yang tampak, buritan kapal, cerobong uap, tiang pancang hingga tangga.
“Secara pribadi saya meyakini 75 persen bahwa itu adalah Kapal Van der Wijck,” ungkap Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho dikutip dari @viceind yang melansir dari detik.com, Senin 13 Desember 2021.
Sisa kapal berada 17 mil dari Pelabuhan Brondong Lamongan, pada kedalaman 54 meter.
Kapal berukuran panjang 125 meter dan lebar 25 meter.
Arkeolog mulai mencari keberadaan kapal ini sejak April tahun lalu, setelah 85 tahun karam.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


