KATASUMBAR – Senin, 14 Juli 2025, menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan oleh Sudarmono Selelubaja. Ia termasuk salah seorang dari 18 penumpang kapal boat yang berangkat dari Sikakap menuju Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Rombongan ini yang berpenumpang Rombongan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kepulauan Mentawai—ada juga anggota DPR Mentawai , Isar Taileleu–dalam perjalanan tugas menyeberangi Selat Sipora.
Perjalanan awalnya tampak biasa. Namun, di tengah laut, suasana berubah menjadi menegangkan. Menurut Sudarmono, tiba-tiba saja mesin kapal mati. Tak lama kemudian, ombak besar datang menghantam. Semua penumpang panik.
“Mesin mati, ombak datang… semua langsung kacau,” cerita Sudarmono.
BACA JUGA: Kapal Rombongan DPRD Berpenumpang 18 Orang Terbalik di Mentawai
Dalam kepanikan itu, ada yang memilih langsung melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Sudarmono sendiri saat itu berada di dek atas bersama beberapa anggota DPRD Mentawai. Dari dek atas, ia mendengar suara-suara teriakan penuh ketakutan.
“Aku sendiri bang…,” terdengar teriakan seorang ibu-ibu dari bawah dek. Ia sempat melihat ibu-ibu lain berpegangan erat di sisi kapal, berusaha menahan diri agar tidak terseret arus.
Di tengah situasi yang begitu cepat dan membingungkan, Sudarmono pun berusaha menyelamatkan diri. Ia tak tahu bagaimana nasib penumpang lain di detik-detik kapal terbalik itu. Yang ia tahu, ia harus tetap hidup.
“Aku hanya berpikir harus selamat,” ujarnya singkat.
Syukurlah, berkat bantuan cepat dari tim Basarnas Mentawai yang dikoordinasi langsung oleh Kepala Basarnas, Rudi, semua penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Pencarian yang dilakukan sejak Senin sore hingga Selasa akhirnya memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Kapal dan alat keselamatan sangat penting di daerah rawan gelombang seperti Mentawai. Alhamdulillah, semua penumpang berhasil selamat,” kata Kepala Basarnas Mentawai, Rudi.
Peristiwa ini jadi pengingat akan ganasnya laut Mentawai, dan juga betapa pentingnya kesiapsiagaan ketika berada di laut. Bagi Sudarmono, pengalaman ini akan selalu menjadi cerita penuh syukur, meski juga sarat trauma.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

