KATASUMBAR – Pemko Padang Panjang akan melakukan operasi pasar murah di Pasar Pusat dalam waktu dekat.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga beras yang belakangan ini cukup fluktuatif.

Keputusan itu disampaikan oleh Pj Sekdako, Winarno. Ia menyebutkan, langkah itu sesuai arahan Mendagri dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daera.

Dimana dalam rapat itu, Mendagri meminta Pemerintah Daerah agar mengantisipasi kenaikan harga beras dan berpengaruh pada inflasi.

“Namun sebagai upaya untuk tetap menjaga kestabilan harga beras tersebut, Pemko akan menggelar operasi pasar pada Jumat (26/1) lusa di Pasar Pusat,” katanya..

Sementara itu Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas, mengungkapkan, beberapa faktor yang mempengaruhi harga beras saat ini, di antaranya pasokan dan curah hujan.

“Di samping itu, dampak erupsi Gunung Marapi juga sangat berpengaruh terhadap kualitas produksi pertanian termasuk produksi beras,” tuturnya.

Sebelumnya dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah tersebut terungkap, Kota Padang Panjang termasuk 10 kabupaten/kota dengan persentase kenaikan harga beras tertinggi pada Januari hingga desember 2023.

Menurut data, adapun secara persentase, kenaikan harganya cukup fluktuatif dengan kenaikan sebesar 3,13 persen.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.