KATASUMBAR – Legenda timnas sekaligus pelatih kondang, Nilmaizar mengungkapkan pandangannya tentang meredupnya tim asal Sumatera di Liga 1.
Seperti diketahui, musim ini tak ada satu pun tim asal Pulau Andalas ikut kompetisi tertinggi di tanah air.
Padahal, Sumatera memiliki klub dengan sejarah panjang seperti Semen Padang, PSMS dan Sriwijaya.
Kini, klub-klub tersebut berkutat di Liga 2. Musim lalu, Persiraja menjadi tim Sumatera terakhir di Liga 1. Namun, di akhir musim, klub Aceh itu malah degrasi ke Liga 2.
“Bagi saya ini situasional,” sebut Nilmaizar menjawab pertanyaan netizen lewat Channel Youtube Sport77Official, Jum’at 4 November 2022.
Pelatih asal Payakumbuh itu mengatakan, untuk mengarungi kompetisi dibutuhkan banyak aspek yang saling terkait. Salah satunya, kata dia, adalah finansial.
“Finansial dan materi pemain, dua hal ini saling terkait. Mungkin itu penyebabnya,” kata dia.
Jika finansial sebuah tim itu kuat, maka gaji atau soal mendatangkan pemain tidak akan masalah.
“Dalam satu musim ada 17 tim, itu pertandingannya home away,” ucap Nil menyisaratkan pentingnya kekuatan finansial bagi sebuah tim.
Salah satu tim asal Sumatera yang memiliki sejarah panjang adalah Semen Padang. Kabau Sirah dahulunya adalah langganan divisi teratas Liga Indonesia, namun terdegradasi pada 2019 dan tak kunjung naik kasta.
Saat ini ada 7 tim Sumatera di Liga 2 yakni Semen Padang, Persiraja, PSMS, PSPS Riau, Karo United, Sriwijaya FC dan PSDS Deli Serdang.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

