KATASUMBAR – Pertandingan antara Semen Padang FC dengan Sada Sumut berakhir imbang, dengan skor 1-1.
Laga yang berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam ini, berlangsung cukup panas.
Sebab, sepanjang 90 menit, wasit Totok Fitrianto mengeluarkan 8 kartu kuning, dan 1 kartu merah. Tiga diantaranya untuk Sada Sumut.
Sementara 5 kartu kuning lainnya untuk Semen Padang FC, ditambah 1 kartu merah.
Selama laga, Sada Sumut berhasil membuka keran gol dengan memanfaatkan umpan crossing dari sepak pojok pada menit-menit awal.
Tandukan Hamzah Tito tidak bisa ditahan oleh pemain belakang Kabau Sirah.
Sementara gol penyeimbang Semen Padang FC tercipta dimenit 29 melalui sepakan kaki kanan Ahmad Ihwan di dalam kotak pinalti.
Proses gol itu tercipta melalui kerja sama yang baik ditampilkan anak anak asuh Delfi Adri.
Dengan pola permainan satu dua sentuhan, Ihwan berhasil merangsek masuk ke jantung pertahanan Sada Sumut FC.
Ia kemudian melepas satu sepakan keras kaki kanannya yang berakhir gol penyeimbang di pertandingan ini.
Kendati gagal raih poin penuh Pelatih Kepala Semen Padang FC, Delfi Adri mengucap syukur dapat meraih satu poin di pertandingan tandang mereka.
Hanya saja menurutnya, banyak peluang tercipta namun belum dapat dimanfaatkan menjadi gol oleh pemainnya.
“Alhamdulillah sore hari ini kita bisa draw, karena kita kecolongan pertama di empat menit pertama itu sangat sulit juga.”
“Tapi alhamdulillah pemain Semen Padang bisa bekerja keras untuk membalasnya. Banyak peluang yang tercipta tapi itulah rezeki kita dari Allah,” ungkapnya.
Delfi Adri mengaku skuad Kabau Sirah sempat kerepotan menghadapi Sada Sumut.
Hal itu disebabkan oleh taktik yang diciptakannya. Karena menurutnya, sisa pertandingan di putaran kedua ini akan mereka manfaatkan sebagai persiapan menghadapi babak 12 besar.
“Alhamdulillah di sore hari ini kami bisa mengambil poin di stadion ini. Babak kedua kami cukup kerepotan, karena masuk si Kei Sano.”
“Mereka bagus di babak kedua, tapi alhamdulillah kami masih bisa fokus dan tidak kecolongan,” pungkasnya.
Dengan hasil imbang ini, jarak poin Semen Padang FC sebagai pemuncak klasemen makin dekat dengan Persiraja di posisi kedua.
Semen Padang FC kini bertengger di puncak dengan perolehan 24 poin. Jika menang melawan Sada, maka Kabau Sirah otomatis menjadi juara grup.
Sebab, Persiraja saat ini masih mengumpulkan 18 poin, yang berselisih 1 jumlah pertandingan, yang artinya hanya berjarak 6 poin dengan Semen Padang FC.
Jika Persiraja menang melawan PSDS di laga pekan ke 11, maka jarak poin menjadi 3, dan laga terakhir di putaran grup ini akan menjadi penentuan.
Kendati demikian, peluang Semen Padang FC menjadi juara grup masih terbuka, kendati di laga akhir melawan Persiraja, Kabau Sirah kalah.
Karena Semen Padang FC unggul jumlah gol dengan Persiraja, dan masih berhak dengan status juara grup.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

