KATASUMBAR – Hilal bulan Syawal tak terlihat saat pemantauan yang dilakukan oleh sejumlah stakeholder di Kota Padang, Minggu (1/5).
Pemantauan dilakukan oleh sejumlah lembaga yang terdiri dari BMKG Padang Padang, Kementerian Agama, dan LAPAN.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi pada Katasumbar.
Ia mengatakan, saat pemantauan, hilal tertutup awan hujan.
Kondisi demikian diprediksi bagian ufuk Barat sedang hujan deras.
“Benar, Hilal tidak terlihat karena ada awan hujan,” katanya.
Ia menuturkan, kondisi demikian juga dialami oleh tim pemantauan di 31 lokasi yang ada di Indonesia.
“Se Indonesia memang tidak terlihat di 31 lokasi pemantauan,” ujarnya.
Besok Tetap Lebaran
Diketahui Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1443 Hijriah di Indonesia jatuh pada Senin 2 Mei 2022.
Keputusan tersebut berdasarkan hasil sidang Isbat penentuan awal Syawal 1443 H.
Sidang tersebut dipimpin langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Minggu (1/5).
“Secara mufakat sidang Isbat menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin 2 Mei,” kata Yaqut.
Kemenag sendiri telah mengamati posisi hilal di 99 titik di seluruh provinsi di Indonesia.
Mereka berasal dari petugas Kanwil Kemenag yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi terkait.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


