KATASUMBAR- Harga sejumlah komoditas cabai di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat, kembali mengalami kenaikan pada Selasa (29/9/2026). Kenaikan terjadi pada cabai keriting merah, cabai rawit hijau, dan cabai keriting hijau.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edwar, mengatakan perubahan harga tersebut diketahui berdasarkan hasil monitoring harga bahan pokok yang dilakukan pihaknya.

“Hari ini rawit hijau, cabai keriting merah dan hijau naik. Rawit merah dan bawang merah stabil,” ungkapnya kepada Katasumbar.com.

Berdasarkan data monitoring Dinas Perdagangan Kota Padang, harga cabai keriting merah naik dari sebelumnya Rp62 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit hijau naik dari Rp63.333 menjadi Rp64.333 per kilogram.

Cabai keriting hijau juga mengalami kenaikan Rp333, dari sebelumnya Rp47.334 menjadi Rp47.667 per kilogram.

Sedangkan harga cabai rawit merah masih stabil di angka Rp83.333 per kilogram.

Untuk komoditas bawang merah, harga juga relatif stabil. Bawang merah packing berada di angka Rp19.333 per kilogram, bawang merah super Rp29.333 per kilogram, dan bawang merah biasa Rp26 ribu per kilogram.

Harga tomat juga belum mengalami perubahan, yakni Rp11.667 per kilogram.

Pada komoditas kebutuhan pokok lainnya, gula pasir premium masih dijual Rp20 ribu per kilogram, sedangkan gula pasir curah Rp18.833 per kilogram.

“Untuk saat ini harga masih seperti kemarin, tidak ada perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, harga telur ayam ras tercatat Rp27.733 per kilogram. Sedangkan telur ayam kampung berada di angka Rp51.467 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam kampung berada di angka Rp65 ribu per kilogram. Kemudian ikan tongkol Rp41.667 per kilogram dan ikan tuna Rp73.333 per kilogram.

Edrian menjelaskan, perubahan harga sejumlah komoditas, terutama cabai, dipengaruhi dinamika pasokan dan permintaan di pasar.

Dinas Perdagangan Kota Padang terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga sekaligus ketersediaan bahan pokok di pasaran.

“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan komoditas sekaligus memantau perubahan harga yang terjadi di tingkat pedagang,” tutupnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.