KATASUMBAR – Harga beras di Sumbar dilaporkan mulai mengalami kenaikan di pasaran. Namun kenaikannya tipis.
Hal itu diungkapkan oleh pemilik penggiling padi (Huller) Padi Sabatang, Ety (58).
Dikutip dari Infopublik, ia mengatakan, harga beras IR 42 mulai naik. Kenaikan harga beras IR 42 tersebut sudah dari dua Minggu lalu.
“Kini harga jual beras IR 42 dalam satu karung berat 10 kg Rp155, naik 5 rupiah perkarung 10 kg.”
“Sebelumnya harga satu karung beras IR 42 Rp 150 perkarung 10 Kg.Kenaikan harga beras tersebut sudah dari dua Minggu lalu,” katanya.
Kemudian harga beras anak Daro satu karung berat 10 kg dijual Rp 160 sebelumnya Rp155.
“Kami hanya menjual dua jenis beras, IR 42 dan anak Daro. Kedua jenis beras tersebut hasil pertanian di lingkungan Koto Tangah,” bebernya.
Ia memprediksi, saat ini mungkin di toko-toko pengecer harga beras lebih mahal lagi dari pada Huler.
Soalnya kata dia, toko pengecer membeli di huler atau didatangkan dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Ia menjelaskan, harga yang dibanderol di pasaran merupakan akumulasi dari penambahan biaya pengiriman.
“Makanya agak lebih mahal lagi kalau di pasaran,” ucap Ety.
Ia menilai naiknya harga beras karena belum musim panen padi pada lahan-lahan pertanian yang ada di Kota Padang.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


