KATASUMBAR – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul menilai PDI-P kehilangan momentum tidak mendeklarasikan capres.
“PDI-P kehilangan momentum. Tidak deklarasi capres di HUT ke-50,” katanya kepada katasumbar.com, Rabu (11/1/2023).
Najmuddin menduga, mungkin Megawati tidak memiliki calon yang tidak bisa bersaing dengan Anies Baswedan.
“Ini dilema politik yang membuat pusing Megawati,” pungkasnya.
Dilansir dari situs resmi PDI-P, Ketua Umum PDI Perjuangan menyampaikan Perintah Harian PDI Perjuangan.
Perintah Harian Ketua Umum PDI Perjuangan itu berisikan tentang memperkokoh Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Kemudian juga Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Selanjutnya Perintah itu juga terkait genggam persatuan dan menjadikan PDI Perjuangan sebagai kekuatan pemersatu bangsa guna memenangkan Pemilu 2024.
Menanggapi itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menjelaskan dalam menentukan bakal capres, PDIP memiliki mekanisme sendiri.
PDIP juga tidak akan terburu dan terpengaruh desakan pihak lain agar secepatnya mengumumkan bakal calon presiden.
Menurutnya ada sejumlah faktor yang membuat PDIP memiliki waktu luas untuk menentukan calon.
Adapun beberapa di antaranya yakni sebagai pemenang pemilu, PDIP memiliki keleluasaan untuk mengusung capres sendiri di Pilpres 2024.
Kemudian belajar dari pengalaman Pemilu 2014, PDIP juga tidak terburu-buru dalam menentukan capres yang diusung, meski bukan menjadi partai pemenang.
“PDIP enggak pernah terburu-buru, dulu waktu kami enggak bisa maju sendiri kami enggak terburu-buru, apalagi sekarang bisa maju sendiri,” katanya.
Alasam PDIP tidak tergesa-gesa menurut dia, yakni mekanisme penentuan capres berada di tangan ketua umum.
Dalam kongres telah diputuskan penetapan bakal calon presiden dari PDIP sepenuhnya diserahkan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Namun ia meyakini Megawati punya kriteria yang tepat dan pastinya Ketua Umum PDIP juga mengikuti setiap perkembangan para kandidat.
“Mengenai waktu momennya (penetapan bakal capres) hanya Ibu Mega dan Yang Mahakuasa yang tahu,” sebut Eriko.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


