KATASUMBAR – Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) telah memiliki nahkoda baru, sepeninggal Komjen Boy Rafli Amar.
Polisi bintang tiga asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat itu meninggalkan BNPT, lantaran sudah memasuki usia pensiun.
Setelah merampungkan tugas di BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar kini menempati posisi sebagai pati di Densus 88 Antiteror Polri.
Adapun penggantinya adalah Komjen Rycko Amelza Dahniel. Ia dilantik oleh Presiden Jokowi bersamaan dengan Kemenpora yang baru, Dito Ariotedjo.
Pengangkatan Rycko sebagai Kepala BNPT didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 51/TPA Tahun 2023.
Adapun keputusan itu tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BNPT.
“Saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” sebut Rycko dalam pelantikan.
Rycko sendiri merupakan lulusan terbaik Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Rycko termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim.
Ia pernah terlibat dalam misi besar yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, 9 November 2005.
Dalam misi itu, ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto.
Penghargaan tersebut ia peroleh bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Idham Azis, dkk.
Pengalaman Jabatan
Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan.
Selanjutnya ia juga pernah ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang.
Setelah menempuh pendidikan, Rycko pun menjalani karirnya sebagai Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan kemudian sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya.
Tahun 2002 ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis.
Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting diantaranya Kapolres Jakarta Utara.
Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, sebelum menjabat Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


