KATASUMBAR – Sejumlah warga di Jorong Koto Tinggi, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam mengaku mendengar auman harimau.

Warga mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Selasa 11 Oktober 2022, sekitar pukul 09.00 WIB.

“Tadi pagi saat kita berjalan berempat menuju kebun, di dekat semak-semak kita mendengar auman harimau,” jelas Edi (57) dan diamini Marlis (54).

Menurut Edi, auman itu pertama kali terdengar pelan. Kemudian kembali terdengar.

“Yang kali ketiga terdengar sangat keras dan dekat sekali. Rasanya sulit dibayangkan sehingga kami langsung balik pulang,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, dia bersama petani lain ketakutan berladang atau bersawah dan memilih berada di rumah meski tidak melihat langsung penampakan satwa tersebut.

“Padahal kita tadi niatnya mau panen cabai, tapi tak berani gara-gara auman itu,” jelasnya.

Beberapa hari sebelumnya, warga menemukan sejumlah jejak diduga harimau sumatera di areal perkebunan yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Selain itu, juga ada laporan sejumlah anjing warga mati kena terkam. Warga melapor ke BKSDA Sumbar.

BKSDA Sumbar mengambil langkah pengusiran dengan membunyikan meriam karbit agar satwa itu kembali masuk hutan.

“Kemungkinan ada 2 ekor. Saat ini kita lakukan tindakan dengan pengusiran lewat bunyi-bunyian,” ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan.

Pantauan KATASUMBAR, petugas BKSDA juga mendatangi lokasi sesuai pengakuan warga yang mendengar auman harimau, namun tak ditemukan tanda keberadaan hewan dilindungi itu.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.