KATASUMBAR – Sistem satu jalur alias one way untuk jalur Padang-Bukittinggi telah diuji coba penerapannya hari ini, Sabtu (8/4).

Sistem tersebut membuat pengendara yang melintas harus melalui dua jalur yang berbeda.

Untuk pengendara yang datang dari arah Padang tetap bisa melaju melewati jalur biasanya.

Namun pengendara yang datang dari arah Bukittinggi, harus belok kanan dari Simpang Padang Lua, dan terus ke Malalak.

Sistem ini diterapkan dari pukul 12:00 siang hingga pukul 16:00 WIB nanti.

Namun sayangnya, program ini malah mendapatkan banyak protes dari warganet.

Protes tersebut terlihat dari unggahan akun Instagram jurnalis warga @infosumbar.

Di kolom komentar unggahan akun Info Sumbar, banyak warganet yang mengaku dirugikan oleh sistem ini.

Pasalnya, masyarakat yang berangkat dari Bukittinggi ke Kayu Tanam akan kesulitan.

Begitu pula dengan warga yang datang dari arah Malalak menuju Bukittinggi.

Dari unggahan tersebut tampak, banyak warganet yang protes lantaran perjalanan mereka jadi lebih jauh.

“Sangat merugikan masyarakat yang tinggal disekitar jalur one way… Dari Padang panjang ke kayu tanam masak kita harus memutar ke Malalak.”

“Padahal rumahnya di kayu tanam. Sangat tidak tepat berlakukan one way saat mudik lebaran,” demikian tulis akun @haris****.

“Tlg diperjelas @ditlantas_poldasumbar @dishubsumbar ,,klu kita dari kayu tanam mau ke lubuk alung bagaimana, apa mesti muter ke malalak dulu,” sebut akun @spilit****.

“Dari kayu tanam ka padang baa tu minn…baputa pulo awak ka malalak dulu ????” sebut akun @abbiya.

Demikian beberapa komentar warganet. Secara keseluruhan, dari unggahan tersebut, jumlah warganet yang mempertanyakan hal serupa mencapai ratusan.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.