KATASUMBAR – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi mengatakan erupsi terus terjadi di gunung setinggi 2891 meter di atas permukaan laut tersebut.
Pada Kamis 12 Januari 2023, Marapi kembali meletus dan mengeluarkan kolom abu setinggi 1.000 meter. Sementara, inilah letusan terbesar sejak Sabtu 7 Januari 2023.
PGA Marapi menetapkan radius bahaya 3 kilometer dari kawah. Tak direkomendasikan aktivitas apa pun dalam radius ini.
“Radius bahaya masih 3 kilometer dari kawah dan statusnya Waspada,” ungkap Petugas PGA Marapi, Ahmad Rifandi.
Dia mengatakan ancaman yang dapat terjadi dalam radius itu adalah lontaran batuan piroklastik dan hujan abu yang tentu bisa sangat membahayakan bagi manusia.
“Hal ini dapat terjadi dalam radius 3 kilometer. Untuk itu kita harap tak ada yang beraktivitas dalam zona tersebut,” ungkap Ahmad Rifandi.
Berdasarkan peta Kawasan Rawan Bencana Marapi, dalam radius 3 kilometer tak ada pemukiman.
Sejak Sabtu 7 Januari hingga Kamis siang 12 Januari 2023, Marapi tercatat telah meletus sebanyak 145 kali.
Sementara, Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito mengatakan sejauh ini belum ada laporan hujan abu di wilayah Agam dan warga masih beraktivitas normal.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


