KATASUMBAR – Kasus penyiksaan yang dialami oleh warga asal Sumbar di Malaysia, Zailis tidak bisa diteruskan ke kepolisian.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI Padang, Bayu Aryadhi.

Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa menenuhi desakan dari Perkumpulan Masyarakat Indonesia di Malaysia (Permai) yang ingin kasus ini diproses secara hukum.

Pasalnya, sebut Bayu, Zailis adalah pekerja yang tercatat sebagai pelancong di Malaysia.

Artinya, status Zailis selama bekerja di Malaysia cacat prosedur, alias unprosedural.

Kondisinya akan berbeda jika Zailis datang ke Malaysia sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang disepakati kedua negara.

BACA BERITA SEBELUMNYA DISINI

“Tentu kami tak bisa intervensi juga aturan hukum yang ada di suatu negara,” katanya, Selasa (6/9).

Tapi, terkait penanganan Zailis, pihaknya kata Bayu bisa mengupayakan pemulangan atau deportasi ke tanah air.

“Yang jelas tindakan kami adalah melakukan deportasi atau pemulangan ke negara asal,” paparnya.

Kondisi Zailis

Bayu menjelaskan, saat ini Zailis sudah selesai menjalani perawatan di rumah sakit di Kuala Lumpur. Dirinya pun telah pulih.

Saat ini, Zailis sudah diamankan oleh KBRI Malaysia di penampungan Pekerja Migran Indonesia.

“Saat ini posisinya sudah pulih dari salah satu rumah sakit di sana. Saat ini ditempatkan di penampungan yang ada di KBRI,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang PMI asal Sumbar bernama Zailis diduga mengalami penganiayaan oleh majikan sendiri.

Zailis yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Selangor itu diketahui juga tidak pernah menerima upah yang merupakan hak-nya selama tiga tahun belakangan ini.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Perkumpulan Masyarakat Indonesia di Malaysia (Permai) dalam keterangan tertulis yang diterima awak media.

“Gajinya tidak dibayar selama tiga tahun dengan total RM32 ribu atau setara dengan sekitar Rp110 juta,” kata Ketua Permai, Efruddin Joko, Senin (5/9/2022).

Selain tak menerima gaji, kata Efruddin, korban Zailis juga mengalami penganiayaan hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Besar Selayang, Kuala Lumpur dan mendapatkan perawatan intensif sejak Sabtu (3/9/2022).(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.