KATASUMBAR – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis (13/7) malam WIB hingga Jumat (14/7) membuat sebagian besar kawasan terendam banjir.

Banjir mulai merendam pemukiman warga sejak Kamis dinihari WIB, hingga puncaknya pada Jumat pagi WIB.

Ketinggian air yang merendam pemukiman diketahui bervariasi, mulai dari 30 cm hingga melebihi 1 meter.

Kejadian ini merupakan kali pertama yang melanda Kota Padang, yang mana hampir keseluruhan wilayah direndam banjir.

Bahkan, menurut masyarakat, banjir kali ini merupakan yang terparah dalam kurun 7 tahun belakangan.

Hal demikian diungkapkan oleh warga Perumahan Mutiara Putih, Lubuk Buaya, Koto Tangah, Padang, Vina (57).

Ia mengatakan, terakhir kali banjir yang terbilang parah terjadi pada tahun 2016 lalu.

“Saat itu, hampir keseluruhan wilayah Koto Tangah ini direndam banjir. Ketinggiannya bervariasi. Kejadiannya juga sama, dari dinihari sampai pagi,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga kawasan Rumah Potong, Lubuk Buaya, Zein (49).

Ia menyebut, banjir kali ini adalah yang terparah karena durasinya lama. Air menggenangi rumahnya dari malam, hingga siang keesokan harinya.

“Biasanya kalau banjir, 2 sampai 3 jam sudah surut. Kali ini siang hari baru surut. Jadi ini yang terparah,” beber Zein.

Drainase Harus Diperbaiki

David (28), warga Lubuk Begalung juga merasakan dampak demikian. Bagi dia, pemerintah harus segera memperbaiki saluran drainase agar air yang menggenangi pemukiman surut lebih cepat.

“Sejak diperbaiki, gorong-gorong drainase di tempat kami sepertinya butuh perbaikan.”

“Sebab air yang menggenangi perumahan tidak terserap sepenuhnya begitu hujan reda. Sepertinya pemerintah perlu memperbaiki sistem drainasenya,” ungkap dia.

Diketahui, hujan deras yang mengguyur Padang sejak Kamis (13/7) malam WIB membuat banyak kawasan terendam banjir.

Hal ini membuat aktivitas warga di Kota Padang lumpuh, karena banyak akses jalan yang tak bisa dilalui.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang mencatat, setidaknya ada 32 titik yang terendam banjir.

Selain banjir, ada pula kawasan yang dilanda tanah longsor, tepatnya di kawasan Batang Arau, Padang Selatan.

Saat ini, banjir sudah surut, dan masyarkat mulai membersihkan kediamannya dari genangan air.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.