KATASUMBAR – Sumatera Barat kaya dengan objek wisata. Lokasi ini tersebar di berbagai Kabupaten dan Kota.

Lokasi objek wisata ini akan dilalui oleh banyak pengendara yang berkunjung untuk berlibur di akhir pekan. Khususnya pada libur panjang.

Namun, untuk menjangkau lokasi tersebut kadang tidaklah mudah.

Sebab, pengunjung harus menghadapi kondisi jalan yang berliku dan menanjak.

Kondisi ini membuat beberapa jalan tertentu tidak bisa dianggap remeh. Pengendara harus ekstra hati-hati jika ingin selamat.

Tapi, kini, melintasi sejumlah jalur ekstrim tersebut sudah menjadi bagian dari keseruan berwisata ke ranah Tuah Sakato.

Sebab, meski dihadapkan dengan jalanan yang menanjak, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang indah.

Pemandangan dan rintangan yang dilalui selama perjalanan membuat libur akhir pekan jadi lebih berkesan.

Akses menuju lokasi wisata di Sumbar memiliki kondisi yang beragam. Tidak hanya berliku.

Banyak di antaranya kondisi jalan yang menanjak bahkan dengan tingkat kemiringan yang cukup tinggi.

Kondisi demikian membuat wisatawan harus ekstra hati-hati. Jangan sampai liburan Anda terganggu insiden yang tak diinginkan selama perjalanan.

Katasumbar telah merangkum 5 jalur ektrim menuju lokasi wisata di Sumbar. Berikut daftarnya.

1. Mandeh

Objek wisata Mandeh terletak di Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi wisata ini terbentang sepanjang bibir pantai.

Disini, pengunjung bisa menikmati panorama pulau-pulau kecil dari ketinggian.

Mandeh sendiri adalah salah satu tempat yang recomended untuk swafoto, pengunjung bisa mengabadikan banyak keindahan alam disini.

Tapi, untuk bisa menuju Mandeh tidaklah mudah. Terkhusus bagi Anda yang menempuh jalan baru via Sungai Pisang.

Jika melintasi kawasan itu, Anda akan mendapati 3-4 tanjakan yang cukup tinggi.

Tanjakan pertama bakal Anda temui saat akan menempuh jalan akses menuju PLTU Teluk Sirih.

Disana, kontur jalan dengan aspal beton dan tikungan yang cukup tajam membuat Anda harus mengeluarkan usaha yang lebih.

Tidak hanya itu, antara Sungai Pisang dan Sungai Pinang ada satu lagi tanjakan yang cukup menyulitkan.

Kami tidak menyarankan Anda melintasi kawasan itu saat hujan yang membuat jalanan licin.

Pasalnya, tanjakan yang terletak setelah satu tikungan tajam itu tak jarang membuat kendaraan yang datang dari arah Sungai Pisang mundur begitu jalanan basah.

Namun, meski terbilang ekstrim, Anda akan puas begitu sampai di Mandeh. Anda akan disuguhi pemandangan biru laut yang indah dan alam yang masih asri.

2. Bukittinggi

Jalan menuju Bukittinggi dari Kota Padang bisa ditempuh dengan tiga jalur.

Pertama via Kayu Tanam, yang kedua via Malalak, dan ketiga via Maninjau.

Via Kayu Tanam, Anda akan melewati kawasan Silaiang. Silaiang merupakan salah satu jalan yang paling terkenal di Sumbar.

Kontur jalan yang menanjak dan menurun membikin sensasi tersendiri, ditambah lagi selama perjalanan Anda akan mendapati udara yang sejuk khas pegunungan.

Namun, Anda jangan terlena dengan itu. Sebab begitu memasuki bagian ujung Silaiang, ada tanjakan panjang menanti.

Kondisi jalan menuju tanjakan tersebut berliku, ditambah lagi truk-truk yang lalu lalang akan sedikit menyulitkan Anda.

Kedua via Malalak. Jalur ini adalah jalur alternatif. Biasanya jalur ini dimanfaatkan pengunjung jika jalur Kayu Tanam macet.

Kami tidak menyarankan Anda melintasi jalur ini saat hujan deras.

Sebab selain berliku dan menanjak, jalur Malalak kerap longsor saat Sumbar diguyur hujan deras dalam waktu yang lama.

Ketiga adalah jalur via Maninjau. Ini merupakan jalur favorit yang dilalui wisatawan.

Namun Anda harus menempuh perjalanan lebih lama dibanding jalur pertama dan kedua untuk sampai di Bukittinggi dari Padang.

Kenapa favorit? Sepanjang perjalanan, Anda akan lebih banyak menemui pemandangan yang indah.

Mulai dari hamparan hijau sawah di pinggir danau, Danau Maninjau dan panorama bebukitan.

Benar, panorama bebukitan!

Melintasi jalur ini, Anda bakal melewati kawasan Kelok 44. Kelok 44 membelah bebukitan di pinggir danau.

Lebar jalan di kawasan ini terbilang kecil, dan Anda akan memulai menanjak sejak dari awal tikungan yang pertama.

Namun, itu lah momen yang paling menyenangkan. Sebab, Anda akan bisa menikmati panorama bebukitan yang mengepung Danau Maninjau dari ketinggian.

3. Puncak Lawang

Puncak Lawang terletak di puncak Kelok 44. Berwisata kesini dari jalur Danau Maninjau membuat Anda puas.

Mulai dari panorama danau yang muncul malu-malu begitu Anda memasuki Kelok 44 hingga puncak yang kokoh dengan pemandangan asri Kabupaten Agam.

Puncak Lawang ini adalah salah satu dari sekian banyak objek wisata yang terbentang di puncak Kelok 44.

Mulai dari Lawang Park, Nagari Matur dan masih banyak yang lainnya.

Kendati demikian, Anda tetap harus ekstra hati-hati saat melintasi Kelok 44 tersebut.

4. Solok

Kota dan Kabupaten Solok memiliki banyak objek wisata. Beberapa diantaranya adalah Danau Kembar, dan Kebun Teh.

Namun untuk bisa kesana, dari Kota Padang Anda bakal melewati satu jalan yang tanjakannya terkenal se Tanah Air.

Jalan tersebut bernama Sitinjau Lauik. Jalur Sitinjau Lauik memiliki banyak deretan tanjakan ekstrim.

Saking ekstrimnya, tidak jarang para supir truk lewat secara bergantian demi menghindari kecelakaan.

Jangan sesekali lalai di Sitinjau Lauik. Pasalnya, angka kecelakaan di kawasan ini terbilang tinggi.

Penyebabnya mulai dari rem blong, tumpahan minyak, hingga tumpahan oli.

Pastikan Anda punya kesiapan yang matang begitu akan melewati Sitinjau Lauik. Jika tidak, silahkan pilih jalur lain Via Padang Panjang-Singkarak.

5. Pantai Air Manis

Jika Anda berkunjung ke Padang, salah satu objek wisata yang melekat di ingatan Anda adalah Batu Malin Kundang.

Batu yang mengisahkan seorang anak durhaka ini terletak di Pantai Air Manis.

Pantai ini sangat cocok jika Anda gunakan untuk berwisata keluarga. Sebab kontur pantai cukup landai.

Namun, semua kesenangan yang ada di Pantai Air Manis harus dimulai dengan perasaan yang mendebarkan.

Sebab, jalan akses menuju lokasi wisata ini terbilang cukup ekstrim.

Kontur jalan berbelok, menanjak akan Anda temui sepanjang perjalanan.

Kondisi ini diperparah dengan jalan yang cukup sempit dan permukaan jalan yang tidak rata. Jika tidak hati-hati akibatnya bisa fatal.

Namun itu hanya Anda jumpai di jalur lama. Kini, Pantai Air Manis sudah bisa diakses via jalan baru.

Jalan yang membentang membelah Gunung Padang. Meskipun juga menanjak dan berliku, jalan ini lebih aman.

Pasalnya, permukaan jalan lebih mulus dan lebar yang cukup luas. Pemandangannya pun lebih menarik.

Jika ingin melewati kawasan ini, Anda cukup berkendara melewati Jembatan Siti Nurbaya, lalu ke kiri.

Itu lah akses menuju jalan baru ke Pantai Air Manis, yang disiapkan pemerintah untuk memperlancar lalulintas.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.