KATASUMBAR – Sebanyak 6 ribu kubik material banjir lahar dingin Gunung Marapi, teronggok dekat pemukiman warga di Jorong Cangkiang, Nagari Batu Taba, Agam.

Material ini hasil pengerukan Bendungan Batu Taba yang dilakukan sejak akhir Juli 2025 silam.

Material berupa pasir, kerekel dan tanah ini, diletakkan di lahan telantar bekas banjir lahar dingin.

Posisi material yang menggunung ini berada di dekat aliran sungai sehingga rawan tersapu banjir.

Perlu diketahui, perkampungan ini terdampak parah saat terjadinya banjir lahar dingin pada 11 Mei 2024 silam.

Warga khawatir bencana dan protes ke Pemerintah Nagari Batu Taba. Rencananya material ini dengan jumlah taksiran sebanyak 1.400 truk itu akan dijual. Namun, hingga Sabtu 6 September 2025, material belum laku dijual.

Selain rawan bencana, warga juga mengeluh karena debu dari material juga mengganggu kenyamanan.

SILAHKAN KLIK VIDEONYA DI SINI

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.