PADANG, KLIKPOSITIF — Menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357, Padang Fashion Summit (PFS) 2026 kembali digelar. Ajang fesyen bergengsi ini akan digelar pada 9-10 Agustus 2026 di The ZHM Premier Hotel Padang dengan menghadirkan kolaborasi para pelaku industri mode dari tingkat lokal, nasional hingga internasional.

Penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026 menjadi momentum memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada dunia melalui industri fesyen yang terus berkembang. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya para desainer, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat identitas budaya daerah.

Mengusung tema “Manaruko Rupo: From Minangkabau Heritage to Global Elegance”, Padang Fashion Summit 2026 menghadirkan semangat untuk merintis wajah baru industri mode yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya Minangkabau. Dalam bahasa Minangkabau, manaruko berarti merintis atau membuka jalan baru, sedangkan rupo bermakna bentuk atau wujud. Filosofi tersebut menggambarkan upaya menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan akar tradisi sebagai identitas bangsa.

Tema itu juga diperkuat dengan pesan budaya yang menjadi semangat penyelenggaraan, yakni “Menggali warisan, menemukan rupa baru, menghadirkan elegansi dunia.” Pesan tersebut menjadi ajakan bagi para desainer untuk terus mengeksplorasi kekayaan wastra Nusantara agar mampu diterjemahkan menjadi karya-karya yang memiliki daya saing di pasar global.

Staf Ahli Dekranasda Kota Padang, Fomalhaut Zamel, mengatakan Padang Fashion Summit bukan sekadar agenda peragaan busana, melainkan gerakan bersama dalam membangun ekosistem industri fesyen berbasis budaya lokal.

“Padang Fashion Summit merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan desainer, perajin, pelaku usaha kreatif, akademisi hingga pemerintah dalam satu visi besar, yaitu menjadikan warisan budaya Minangkabau sebagai sumber inspirasi yang mampu diterima pasar internasional. Budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujar Fomal kepada wartawan di The ZHM Premiere Padang, Sabtu (11/7/2026).

Menurut suami penyanyi dangdut Rofikoh Isnaini, kekuatan utama fesyen Indonesia berada pada keberagaman budaya yang dimiliki setiap daerah. Karena itu, Minangkabau memiliki peluang besar untuk tampil sebagai identitas yang kuat dalam industri mode dunia melalui pengembangan desain yang inovatif namun tetap menghormati nilai-nilai tradisi.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa kain tenun, sulaman, songket, hingga berbagai kekayaan kriya Minangkabau dapat tampil modern tanpa kehilangan makna filosofisnya. Inilah bentuk pelestarian budaya yang relevan dengan perkembangan zaman,” kata Penasihat IFC Chapter Padang ini.

Padang Fashion Summit 2026 dirancang sebagai salah satu penggerak utama industri mode di Sumatera Barat dengan skala penyelenggaraan yang semakin besar dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 75 desainer akan menampilkan karya terbaiknya bersama 115 jenama fesyen, didukung oleh 36 model profesional dan 60 tenant yang akan mengisi area pameran. Penampilan para desainer juga akan didukung koreografer dan penata musik berskala nasional sehingga menghadirkan pertunjukan fesyen yang lebih megah dan berkelas.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh mata rantai industri kreatif. Hari pertama akan diawali dengan kompetisi model, dilanjutkan seminar mengenai prediksi tren fesyen 2027 serta dua sesi peragaan busana yang menampilkan berbagai karya desainer. Memasuki hari kedua, acara akan dibuka secara resmi, dilanjutkan malam final Padang Young Design Competition (PYDC), seminar branding produk, parade busana, hingga penutupan yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

Selain pertunjukan fesyen, pengunjung juga dapat menikmati pameran produk unggulan, gelar wicara bersama para pelaku industri kreatif, temu bisnis, serta bazar kuliner yang menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat dan tamu dari berbagai daerah.

Ketua Harian Dekranasda Kota Padang, Ferry Erviyan Rinaldy, mengatakan penyelenggaraan Padang Fashion Summit merupakan komitmen Dekranasda bersama Pemerintah Kota Padang untuk membangun industri fesyen yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi ekonomi kreatif.

“Padang Fashion Summit kami rancang menjadi agenda tahunan yang mampu menggerakkan seluruh ekosistem industri fesyen. Tidak hanya memberi ruang bagi desainer untuk berkarya, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM, perajin, penenun, pelaku industri kreatif, hingga generasi muda untuk berkembang bersama,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang ini.

Ferry menambahkan, momentum Hari Jadi Kota Padang ke-357 menjadi kesempatan tepat untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Kota Padang memiliki potensi besar dalam industri fesyen berbasis budaya.

“Melalui Padang Fashion Summit, kami ingin menghadirkan kebanggaan terhadap budaya Minangkabau sekaligus memperlihatkan kepada dunia bahwa Kota Padang mampu menjadi salah satu pusat perkembangan fesyen Indonesia. Kami berharap kegiatan ini mampu menarik wisatawan, investor, dan pelaku industri kreatif sehingga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan konsep keberlanjutan menjadi salah satu fondasi utama penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026. “Seluruh rangkaian kegiatan mengedepankan lima nilai utama, yakni identitas, warisan, kreativitas, kesinambungan, dan kebanggaan sebagai dasar pengembangan industri mode yang ramah lingkungan dan berpihak kepada pelestarian budaya,” tuturnya.

Sementara General Manager The ZHM Premier Hotel Padang, Surni Yanti, mengatakan pihaknya merasa bangga dipercaya menjadi venue penyelenggaraan Padang Fashion Summit 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif antara sektor perhotelan dengan industri kreatif yang mampu memberikan dampak terhadap perkembangan pariwisata Kota Padang.

“Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada The ZHM Premier Hotel Padang sebagai lokasi pelaksanaan Padang Fashion Summit 2026. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya sebuah acara fesyen, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat yang lebih luas melalui sebuah perhelatan yang kreatif dan berkelas,” ujar Surni Yanti.

Ia menjelaskan, The ZHM Premier Hotel Padang siap memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, termasuk penyediaan fasilitas dan pelayanan bagi para desainer, peserta, tamu undangan, serta pengunjung yang hadir selama acara berlangsung.

“Kami telah mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar Padang Fashion Summit 2026 dapat berjalan dengan baik. Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sektor pariwisata serta ekonomi kreatif Kota Padang, terutama dalam momentum Hari Jadi Kota Padang ke-357,” tukasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.