KATASUMBAR – Satreskrim Polresta Padang akhirnya menahan 4 orang pelaku dugaan penganiayaan terhadap Kepala SMA DR Abdullah Ahmad (PGAI) Padang.

Penahanan dilakukan usai keempat pelaku ditetapkan sebagai tersangka.
Empat orang itu masing-masing ED (69), AT (61), RA (64) dan ER.

Diketahui, tiga dari empat tersangka diamankan pada Sabtu (5/11/2022) pagi oleh Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang di kediamannya masing-masing.

Kemudian ER datang sendiri ke Mapolresta Padang untuk menyerahkan diri.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra membenarkan penetapan tersangka tersebut.

“Usai dilakukan pemeriksaan, malamnya langsung kita ditetapkan sebagai tersangka,” katanya, Minggu (6/11/2022).

Ia menyebutkan, para tersangka dijerat dengan pasal 170 junto 351 junto 353 junto 355 tentang penganiayaan.
Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang yang diduga pelaku penganiayaan terhadap Kepala SMA DR Abdullah Ahmad (PGAI) Padang diamankan Satreskrim Polresta Padang. Pelaku diamankan pada Sabtu (5/11/2022). L

Kanitreskrim Polresta Padang Ipda Ardian Afandi mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan yaitu, E (69) warga Jalan Jati IV, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur.

Kemudian AT (61) warga Ampang, Kecamatan Kuranji, dan RA (64) warga Jalan Jati VII,Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur.

“Ketiganya diamankan di kediamannya masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, 3 orang pelaku yang telah diamankan, pihaknya masih memburu sekitar 4 pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan yang videonya sempat viral diberbagai WhatsApp Grup.

“Mereka diamankan berdasarkan video yang beredar dan disertai keterangan korban,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, video dugaan penganiayaan terhadap Kepala Sekolah SMA DR H Abdullah Ahmad (PGAI) Padang Yunarlis beredar di media sosial.

Video tersebut beredar sejak Kamis (3/11/2022) sore. Dari video yang diterima katasumbar.com, terlihat Yunarlis didatangi dikantornya oleh sekelompok orang.

Yurnalis yang saat itu mengenakan baju batik berwarna orange, diseret oleh sekelompok orang itu. Kemudian, baju Yunarlis ditarik-tarik bahkan dicekik.

Yurnalis membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/11/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Ia menyebutkan, posisinya di SMA DR H Abdullah Ahmad sebagai ASN yang ditugaskan yang diangkat oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi sebagai kepala sekolah di SMA tersebut.

“Benar terjadi siang tadi penganiyaan kepada diri saya secara bersama-sama yang mengatasnamakan masyarakat sekitar,” ujarnya saat ditemui katasumbar.com di RSUP Dr M Djamil Padang.

Ia menyebutkan, tangannya dijepit dengan pagar pintu masuk kantor hingga harus dijahit.

“Saya mohon kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum atas kekerasan yang dilakukan kepada saya,” ujarnya.

Anak dari Yunarlis, Taufik mengungkapkan, atas kejadian ini ia telah melapor ke pihak Polresta Padang.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.