KATASUMBAR – Bocah korban penganiayaan oleh ibu kandung di Sungai Limau, Padang Pariaman mengalami masalah kesehatan.

Korban yang diketahui berinisial B (10) itu menderita sejumlah masalah kesehatan, tepatnya di bagian fisik.

Kondisi korban ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, AKP Muhammad Arvi.

Ia mengatakan, kondisi fisik korban terungkap setelah B menjalani pemeriksaan di RSUD Pariaman.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bagian perut korban bermasalah, yang membuatnya tidak bisa buang air kecil.

“Kondisi demikian membuat perut korban menggembung,” katanya, Selasa (13/6).

Terkait dengan kondisi demikian, pihak rumah sakit melakukan penindakan berupa penyedotan air seni.

Selain masalah di perut, pada tubuh korban, sebut Arvi juga terdapat luka di bagian lainnya.

Adapun bagian tubuh yang luka tersebut diberikan pengobatan, khususnya untuk luka bakar dan luka akibat benturan.

“Selain permasalahan perut itu, terhadap korban juga diberikan pengobatan atas luka bakar dan luka benturan lain di tubuhnya,” ujar Arvi.

Di sisi lain Ketua Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA), Fatmi Yeti Kahar menyebut, korban juga mengalami gangguan psikis.

Ia menjelaskan, korban memiliki trauma yang cukup dalam akibat penganiayaan yang dilakukan sang ibu.

Secara psikis, lanjutnya, korban sangat trauma dan takut melihat ibunya.

“Kemungkinan korban juga akan dipindahkan sekolahnya untuk menepis rasa trauma atau hal lainnya yang tak diinginkan.”

“Perlu pendampingan instensif terhadap korban agar segera pulih fisik dan psikisnya,” ucap Fatmi.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.