KATASUMBAR – Universitas Fort de Kock (UFDK) Bukittinggi teken kerja sama dengan Pemkab Agam terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Penandatangan kerja sama itu berlangsung di Kampus UFDK Bukittinggi pada Selasa 15 Agustus 2023.

Menurut Rektor UFDK, Evi Hasnita, perjanjian kerja sama ini merupakan bentuk pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Untuk kerja sama dengan Pemkab Agam ini menurutnya akan ada pendidikan lebih lanjut bagi staf di Pemkab Agam, terutama di bidang kesehatan.

“Baik di bidang perawatan, kebidanan, kemudian dalam magister kesehatan,” ujar Evi Hasnita.

Evi Hasnita menyebut, UFDK Bukittinggi memiliki kesamaan konsep dengan Bupati Agam, Andri Warman, yakni lebih cepat lebih baik, dengan output kualitas.

“Harapan nantinya tentu adanya peningkatan SDM serta peningkatan kinerja di lingkungan Pemkab Agam,” jelas Rektor.

Sementara itu, Bupati Agam Andri Warman menyebut kampus UFDK sudah tidak asing lagi baginya.

“Kalau ke kampus ini mungkin sudah tidak asing lagi, sudah ke sekian kali.  Tapi yang formal baru kali ini,” ujar Bupati.

“Saya tentu merasa bangga, merasa terhormat kalau saya di suruh datang ke kampus. Rasa-rasanya terbayang bagaimana saya masuk kampus tahun 80-an di Trisakti Jakarta,” sambung Bupati.

Bupati menjelaskan, basic dirinya adalah seorang akademisi dan merupakan seorang tenaga pengajar atau dosen.

Oleh sangat itu Ia berharap pengembangan kampus UFDK bisa juga dilakukan di Kabupaten Agam.

“Agam dan Bukittinggi sudah tak bisa dipisahkan. Mudah-mudahan ke depan pengembangan prodi, bisa di Agam. Kami siap membantu,” tambah Bupati.

Kerja sama dengan DPD Amsih-HHRMA Sumbar

Tak hanya dengan Pemkab Agam, UFDK juga melakukan kerja sama dengan DPD Asosiasi Manajemen Sumberdaya Insani Hotel (Amsih)- Hotel Human Resources Management Association HHRMA) Sumbar.

Ini merupakan kerja sama kemitraan dalam bentuk penerimaan mahasiswa baru kelas karyawan.

Kemudian juga terkait pembinaan, pengembangan dan pelatihan, serta pemagangan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi.

Untuk informasi, pada tahun ini UFDK Bukittinggi akan membuka Program Studi Sarjana Pariwisata.

Menurut Pembina Yayasan Fort de Kock Bukittinggi, Zainal Abidin, hanya di UFDK di Sumbar yang memiliki program S1 Pariwisata.

“Kampus ini awalnya hanya 2 prodi (program studi), dan hari ini sudah menjelang 15 prodi,” kata Zainal Abidin.

Menurutnya, cikal bakal prodi yang akan keluar izinnya adalah Prodi Hukum, Psikologi, yang berkemungkinan besar akan keluar izinnya pada September 2023.

“Kemudian Desain Vokasi Visual dan Sistem Informasi. Untuk Prodi Pariwisata sudah lahir,” jelasnya.

“Mimpi kami tidak tinggi-tinggi, Universitas Fort de Kock hanya ingin menyaingi negeri” sambung Zainal Abidin.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.