KATASUMBAR – Trase baru pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi mulai disosialisasikan kepada masyarakat di Kabupaten Agam. Sosialisasi digelar bersama masyarakat dan ninik mamak Nagari Sariok, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Kamis (17/9/2026).
Sosialisasi tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan jalan bypass di kawasan Pasar Amor yang nantinya akan digunakan sebagai akses keluar atau exit tol Sicincin-Bukittinggi.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat dan ninik mamak turut menyampaikan sejumlah masukan terkait rencana pembangunan trase baru. Salah satunya, meminta agar proses sosialisasi dilakukan secara langsung hingga ke tingkat nagari dan jorong.
Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Batu Palano, Sungai Pua, Agam, Editiawarman mengatakan, sosialisasi pembangunan tol Sicincin-Bukittinggi sebaiknya tidak hanya berdasarkan gambar trase. Menurutnya, gambar trase dapat menimbulkan penafsiran berbeda di tengah masyarakat.
“Kalau seandainya nanti bisa terwujud, tim exit tol dengan bypass bisa ketemu dengan anak Nagari Batu Palano, jelaskan apa dampak jangka pendek, menengah dan jangka panjang,” ujar Editiawarman saat sosialisasi, Kamis (17/9/2026).
Ia mengatakan, dialog yang melibatkan lebih banyak masyarakat akan membuka ruang untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang mungkin muncul akibat pembangunan.
Sebaliknya, jika sosialisasi hanya melibatkan perwakilan masyarakat, menurut Editiawarman, masih akan muncul berbagai pertanyaan dari warga yang belum mendapatkan penjelasan secara langsung.
“Kalau berdialog bersama-sama dengan banyak anak nagari, saya yakin kita akan mendapatkan solusinya,” katanya.
Menanggapi masukan tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan sosialisasi pembangunan jalan tol tidak akan berhenti di tingkat nagari. Ia mendorong agar dialog dilakukan hingga ke tingkat jorong.
“Memang itu yang kami inginkan ya, bahwa kita berdialog. Malah saya pesan waktu rapat Minggu lalu, saya minta sosialisasi dan dialog itu langsung jorong ke jorong,” ujar Andre.
Menurut Andre, sosialisasi secara langsung kepada masyarakat penting dilakukan agar informasi mengenai rencana pembangunan dapat dipahami dengan baik dan tidak menimbulkan salah persepsi.
Ia berharap, dialog dari tingkat nagari hingga jorong dapat membuka ruang komunikasi antara pemerintah, masyarakat, ninik mamak dan pihak-pihak terkait pembangunan trase baru tersebut.
Selain pembangunan jalan tol, Andre juga menyebut pengembangan infrastruktur Sumatera Barat ke depan tidak hanya berfokus pada jalan tol. Setelah pembangunan tol, perhatian juga akan diarahkan pada pengembangan infrastruktur perkeretaapian.
Rencana bypass di kawasan Pasar Amor sendiri menjadi bagian dari strategi pengembangan akses menuju exit tol Sicincin-Bukittinggi. Pemerintah dan pihak terkait sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan akses tersebut diharapkan dapat terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan menghindari persoalan yang berpotensi muncul akibat pembangunan trase.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

