KATASUMBAR— Pemerintah menargetkan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dapat tersambung sepenuhnya dari Lampung hingga Aceh paling lambat pada 2028 mendatang.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, pemerintah saat ini masih memfokuskan penyelesaian sejumlah ruas utama sebelum melanjutkan pembangunan ruas lainnya di koridor Trans Sumatra.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah penyelesaian Tol Betung-Tempino-Jambi yang menghubungkan wilayah Sumatera Selatan dengan Jambi.
“Kita lagi final desain tahun ini. Jadi awalnya tahun depan kalau bisa sudah mulai fisik, insyaallah, target Aceh sampai Lampung,” kata Dody usai rapat kerja dengan Komisi V DPR.
Menurut Dody, setelah sejumlah pekerjaan prioritas tersebut diselesaikan, pemerintah akan melanjutkan desain pembangunan ruas-ruas tol yang belum tersambung di koridor utama hingga Aceh.
Ia menyebut target penyambungan seluruh koridor Lampung-Aceh diproyeksikan tercapai paling lambat pada 2028. Namun, realisasinya masih bergantung pada sejumlah faktor, termasuk tingkat lalu lintas atau trafik kendaraan.
“Targetnya setahu saya paling lambat 2028. Cuma bergantung kepada banyak hal, karena tergantung traffic segala macam. Jadi nanti di situ mulai banyak bangun pelabuhan-pelabuhan, mungkin bisa lebih cepat,” ujarnya.
Ruas Sumbar Masih Belum Tersambung
Dalam daftar ruas JTTS yang masih belum tersambung, terdapat sejumlah ruas yang melintasi Sumatera Barat.
Di antaranya Tol Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang serta Tol Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau.
Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang menjadi bagian penting dalam rencana konektivitas jalan tol di Sumbar karena menghubungkan kawasan Bukittinggi dan Padang.
Sementara itu, ruas Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi dirancang untuk memperkuat konektivitas Sumbar dengan Provinsi Riau.
Saat ini, ruas tol yang telah beroperasi di Sumbar adalah Tol Padang-Sicincin sepanjang 35,4 kilometer.
Sejumlah Ruas JTTS Telah Beroperasi
Pemerintah secara bertahap telah mengoperasikan sejumlah ruas JTTS di berbagai provinsi di Sumatra.
Di Lampung, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer dan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 kilometer telah beroperasi.
Di Sumatera Selatan, ruas yang telah beroperasi antara lain Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer, Tol Indralaya-Prabumulih 64 kilometer, serta Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Tempino sepanjang 52,1 kilometer.
Sementara di Riau terdapat Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 132 kilometer dan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar sepanjang 55,4 kilometer.
Di Sumatera Utara, ruas yang telah beroperasi meliputi Tol Medan-Binjai sepanjang 17 kilometer, Tol Binjai-Pangkalan Brandan 58 kilometer, Tol Indrapura-Kisaran 48 kilometer serta Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Sinaksak sepanjang 91 kilometer.
Adapun di Bengkulu telah beroperasi Tol Bengkulu-Taba Penanjung sepanjang 16,7 kilometer.
Di Aceh, ruas Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2-6 sepanjang 49 kilometer telah beroperasi.
Penyambungan koridor utama JTTS dari Lampung hingga Aceh diharapkan memperkuat konektivitas antarprovinsi di Pulau Sumatra, sekaligus memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang antardaerah.
Namun, pemerintah masih harus menyelesaikan sejumlah ruas yang belum tersambung, termasuk ruas-ruas strategis yang berada di Sumatera Barat dan menghubungkan provinsi tersebut dengan Riau.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

