KATASUMBAR – Kiyai Haji Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan AA Gym menyampaikan ceramah di Masjid Raya Sumbar, Minggu (6/8/2023).
Kegiatan tersebut diketahui sehari pasca pemulangan paksa demonstran Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sei Beremas, Kabupaten Pasaman Barat yang menginap di masjid yang menjadi ikon Sumbar tersebut.
Dalam ceramahnya, AA Gym menyampaikan banyak pesan agar jamaah mendekatkan diri kepada Allah dan jangan terpukau dengan duniawi.
AA Gym menyampaikan, saking dunia ini tidak ada harganya bagi Allah, maka dunia ini dibagikan kepada siapa saja, kepada penjahat, orang zalim yang ditakdirkan memimpin dan Qorun yang dikasih kekayaan.
“Kenapa, karena dunia ini tidak ada apa-apanya, bagian tetap dibagikan kepada orang yang zalim, jahat, mengingkari, mengkhianati, memusuhi dikasih saja oleh Allah,” ujar AA Gym dikutip dari akun YouTube AA Gym Official.
AA Gym menyampaikan, harta, gelar, pangkat, jabatan, kedudukan, popularitas, kalau dikasih oleh Allah tak usah kagum, karena yang ada pada diri kita ada juga pada orang yang melingkari Allah.
“Mau tahu caranya zuhud, pertama jangan kagum dengan duniawi. Dunia in dalam pandangan Allah lebih buruk dari bangkai,” ujarnya.
“Punya mobil mewah tiga boleh, cuma tak usah kagum, mobil cuma besi, kaleng, rumah juga begitu cuma tembok. Paling penting itu isinya casingnya boleh baik isinya lebih baik,” sambungnya.
AA Gym menambahkan, jangan sampai seperti pezina yang punya mobil bagus, mobilnya mahal perilaku zinanya murahan. Koruptor rumahnya mahal, koruptornya hanya seorang pencuri. Jadi jangan pernah merasa mulia dengan casing dunia ini.
Yang kedua, jangan lengket di hati, kadang merasa memiliki semua itu jadi masalah. Ingat cerita tukang parkir, banyak mobil tidak sombong, ganti ganti mobil tidak takabur, diambil sampai habis tidak sakit hati karena merasa tidak memiliki.
“Nah, sekarang yang menyebut ini rumah saya, jangan, ini rumah titipan Allah. Jangan ribet dengan dunia,” kata dia.
AA Gym kemudian mengemukakan alasannya diundang ke Masjid Raya Sumbar sebagai penceramah.
“Kenapa saya diundang ke sini? karena saya punya casing kiyai, itu cuma casing dulu cita-cita saya bukan jadi kiyai. Saya hanya seorang anak tentara yang ingin menjadi TNI tidak lulus karena tidak tinggi,” ujarnya.
Kedua, lanjutnya karena Allah tutupi aib, dosa, kejelekan kekurangan dan kesalahan saya. Cuma itu yang bisa membuat saya dihormati. Kalau dibuka ini dosa saya bubar ini (jamaah). Buat apa kita bangga dengan casing,” kata dia.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


