KATASUMBAR – Rentetan gempa darat yang mengguncang Pasaman dan Pasaman Barat, Jumat (25/2) pagi diiringi dengan tanah bergerak.

Fenomena ini terjadi di kawasan Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman.

Kejadian ini pertama kali diketahui dari video yang diterima Katasumbar dari berbagai grup Whatsapp.

Dalam rekaman itu tampak tanah berwarna cokelat gelap turun di sela pemukiman warga dengan pergerakan yang cepat.

Kondisi ini kemudian memunculkan kekhawatiran masyarakat.

Peristiwa terseburt kemudian menjadi perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

“Dengan melihat kondisi kemiringan lereng, tanah dan batuan, kekuatan gempa, hal itu mungkin terjadi, berpotensi terjadi.

Tapi apakah benar-benar terjadi, kami harus cek dahulu,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Teranyar, berdasarkan informasi yang dihimpun Katasumbar, situasi di Malampah kini mencekam.

Gerakan tanah tersebut menyapu sejumlah rumah warga dan sarana fasilitas umum yang ada di kawasan itu.

Hal ini diketahui dari video laporan masyarakat yang diterima Katasumbar, Jumat sore WIB.

Dalam video itu, warga melaporkan gerakan tanah ini menyapu sebuah jembatan penghubung kampung.

Kemudian juga sejumlah rumah yang ada di sekitaran lokasi. Namun, belum diketahui kondisi masyarakat yang terdampak secara langsung.

“Belum ada yang kesini, kondisi masyarakat kami juga belum diketahui,” kata warga tersebut menjelaskan situasi di Malampah lewat video.

Pada video juga tampak bahwa gerakan tanah tersebut telah berhenti, dan warga pun mulai mengevakuasi barang-barang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait kondisi terkini di Malampah.

Hanya saja, BNPB bersama BPBD dan Pemprov Sumbar telah melakukan upaya penanganan darurat.

Diketahui sebelumnya, gempa darat mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar pada Jumat pagi.

Dari data BMKG, gempa pertama bermagnitudo 5.2. Gempa itu terjadi di wilayah 18 kilometer Timur Laut Pasaman Barat.

Kedalaman gempa adalah 10 kilometer di lokasi 0.14 LU, 99.99 BT.

Gempa pertama ini terasa cukup kuat, dan banyak warga di beberapa daerah di Sumbar merasakan guncangan tersebut.

Selain di Pasaman Barat, gempa itu juga terasa di kawasan Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selain itu, gempa tersebut juga terasa hingga ke Kota Padang Panjang.

Pada pukul 08.39 WIB, atau empat menit dari kejadian itu, gempa kedua kembali guncang Pasaman Barat.

Gempa itu lebih besar dan bermagnitudo 6.2 yang terjadi di wilayah 17 kilometer Timur Laut Pasaman Barat.

Gempa berkedalaman 10 kilometer itu terjadi di wilayah 0.15 LU, 99.98 BT.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.