KATASUMBAR- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat mengungkap penyebab padamnya aliran listrik di seluruh wilayah Sumatera Barat, Jumat (22/5/2026) malam. Gangguan tersebut disebut terjadi pada sistem kelistrikan di wilayah Sumatera.
Manager Komunikasi PT PLN (Persero) UID Sumbar, Yesi Yuliani, menyampaikan bahwa gangguan sistem kelistrikan terjadi sejak pukul 18.44 WIB dan berdampak pada sejumlah provinsi di Pulau Sumatera.
“PT PLN (Persero) Unit Induk Sumatera Barat saat ini tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau sejak pukul 18.44 WIB,” ungkapnya dalam keterangan resmi.
Ia menjelaskan, tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi.
PLN juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik selama proses penanganan berlangsung. Informasi perkembangan penanganan gangguan, lanjutnya, akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123.
Pantauan Katasumbar hingga pukul 00.00 WIB, sebagian wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan masih mengalami pemadaman listrik, di antaranya kawasan Kota Painan dan sekitarnya.
Seorang warga Painan, Teddy, mengaku listrik di wilayahnya belum kembali menyala hingga dini hari. Kondisi tersebut membuat dirinya harus mengisi daya telepon genggam di sebuah bank yang menggunakan genset.
“Masih belum hidup. Ini saya cas HP numpang di bank yang ada genset,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Katasumbar masih menunggu informasi lanjutan dari PLN terkait perkembangan penanganan gangguan listrik di Sumatera Barat.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


