KATASUMBAR – Kemacetan di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung mengular sejauh 6 kilometer.

Menurut informasi yang dihimpun dari pengendara yang saat ini terjebak di Tanjung Lolo, pengendara yang datang dari arah Dharmasraya maupun dari arah Solok tidak bisa bergerak sama sekali.

“Saya sudah 4 jam disini, sama sekali tidak bergerak,” kata salah seorang pengendara, Fauzi pada Katasumbar, Senin (9/8) malam.

Kemacetan di daerah itu menurut Fauzi, tidak hanya disebabkan oleh perbaikan jalan. Namun situasi di Tanjung Lolo juga diperparah pasca penangkapan 6 orang pelaku pemalakan oleh Polres Sijunjung sore tadi.

“Tadi saya dapat kabar, warga disini tidak terima dengan penangkapan itu sehingga mereka menutup akses jalan. Begitu informasinya,” sebut dia.

Dalam pengamatan Fauzi, tidak banyak polisi yang berjaga di lokasi kemacetan.

“Polisi mungkin banyak di lokasi penangkapan tadi. Sekarang saya dan pengendara lainnya hanya bisa menunggu sampai negosiasi antara polisi dan warga yang protes menemukan titik terang,” papar dia.

Terkait informasi negosiasi itu, Katasumbar sudah mencoba mengkonfirmasinya kepada Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Khadir Jailani lewat sambungan telepon. Namun tidak ada jawaban.

Sebelumnya diketahui Kepolisian Resor Kabupaten Sijunjung menangkap 6 orang warga diduga melakukan pemalakan dan pemukulan terhadap supir truk di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Sijunjung, Senin (9/8).

Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan video viral pemukulan supir truk yang dilakukan oleh warga yang sedang melakukan praktek pungli beberapa waktu lalu.

“Operasi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Sijunjung. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17:00 WIB sore tadi,” katanya.

Adapun ke enam pelaku pemalakan dan pemukulan itu adalah Deri, Komo, Jordi, Gito, Oyong dan Ropi.

Abdul Kadir menyebut, mereka ditangkap tidak jauh dari lokasi perbaikan jalan lintas Sumatera-TKP pemalakan.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.