KATASUMBAR — Wali Kota Padang Fadly Amran gerah dengan terus berulangnya aksi pungutan liar (pungli) yang terjadi di kawasan objek wisata Kota Padang.

Keresahan tersebut disampaikannya saat rapat bulanan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padang, Senin, 16 Juni 2025.

Pungli adalah salah satu bahasan dalam rapat yang dihadiri pejabat utama di Pemko Padang.

Yang disorot Wali Kota adalah terus berulangnya pungli-pungli di objek wisata ini. Kasus terbaru adalah peristiwa yang terjadi di Pantai Air Manis, 9 Juni 2025.

Aksi pungli itu menimpa wisatawan asal Malaysia dan sempat viral di dunia maya.

Pelaku yang berjumlah 4 orang meminta uang masuk dan parkir terhadap bus pariwisata yang ditumpangi 30 wisatawan. Ketika itu, empat pelaku meminta uang sebesar Rp250 ribu, kemudian ditawar hingga turun menjadi Rp200 ribu.

Setelah dibayar dan masuk lokasi wisata, di arena lokasi wisata sopir bus kembali dimintai uang parkir. Padahal sebelumnya sudah dibayar kepada empat pelaku ini.

Dalam video terungkap kekecewaan wisatawan. Mereka berucap tak mau lagi datang ke Kota Padang karena tindakan memalukan itu.

Setelah viral, empat pelaku ini kemudian diamankan polisi.

Menurut Fadly Amran, aksi pungli-pungli seperti ini tidak boleh terulang lagi.

“Saya minta Satpol PP alokasikan personilnya untuk menjaga Tibum di objek-objek wisata itu. Selain itu Dinas Pariwisata lakukan lagi pembinaan-pembinaan. Memang butuh proses, tetapi jangan berhenti,” ujar Fadly Amran. (*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.