KATASUMBAR – Nasi Padang, sebutan untuk masakan khas Minangkabau hampir bisa ditemui di banyak tempat.

Di Indonesia sendiri, makanan asal Sumatera Barat ini hampir bisa ditemui di seluruh daerah.

Makanan ini pun digemari banyak orang baik di tanah air maupun di beberapa negara di dunia.

Hal ini membuat bisnis restoran masakan khas Minang berkembang, di Belanda salah satunya.

Bedanya, harga masakan Padang di negara Kincir Angin itu jauh berbeda dari yang biasa ditemukan di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh seorang Youtuber Indonesia, Inces Bolang.

Ia membagikan pengalamannya saat makan di warung Indo di Utrecht, Belanda lewat sebuah video.

Dalam unggahannya, perempuan bernama asli Nanda Gita ini makan di warung yang bernama Warung Annisah.

Warung makanan khas Indonesia itu terbilang baru di Utrecht, dan disana bisa dijumpai aneka masakan khas Minang.

“Hari ini aku mau makan nasi Padang. Katanya ada orang baru jual nasi Padang di Utrecht.”

“Karena biasanya hanya ada di kota Den Haag, itu jaraknya 80 kilometer dari Utrecht,” katanya.

Tidak hanya masakan Minang, warung itu juga menjual beberapa makanan lain khas Indonesia.

Saat di restoran, Nanda yang makan bersama teman-temannya itu memesan beberapa menu.

Ia pun memesan seporsi nasi dengan lauk rendang, dendeng balado, telur balado, sayur nangka, jengkol, sambal teri dan gulai daun singkong.

“Ini enak banget,” sebut Nanda.

Namun ia menemukan sedikit perbedaan pada Rendang.

Rendang yang ia santap di Belanda sedikit basah jika dibandingkan dengan Rendang asli dari Sumatera Barat.

Tapi itu tidak menganggu selera makannya.

Puas makan, wanita yang menikah dengan pria Belanda ini juga membeli nasi rames, cumi cabe ijo dan juga gulai jengkol.

Setelah sampai rumah, Nanda Gita membeberkan harga untuk makanan yang dibungkusnya ini.

“Nasi rames dengan lauk telur dan tempe harganya 12 Euro atau sekitar Rp200 ribu.”

“Ini aku beli juga jengkol sama cumi cabe ijo. Total aku beli sekitar Rp500 ribuan.”

“Ini aku bukan ngeluh ya tapi seberharga itu makanan Indonesia di sini.”

“Makanya aku jarang makan di restoran Indonesia sini karena memang harganya mahal,” beber Nanda Gita.

Nanda yang tinggal di Utrecht Belanda ini juga sebenarnya punya bisnis jualan makanan Indonesia.

Namun ia bisa menjualnya dengan harga murah, tidak semahal dari harga makanan di restoran.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.