KATASUMBAR – Seekor ular jenis King Cobra berhasil dievakuasi dari dekat pemukiman warga di Jorong Kambiang Tujuah, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang-Agam.

Ular berbisa mematikan ini dievakuasi Petugas Bukittinggi Reptil Animal Community (B-Reptanic) bersama Damkar Bukittinggi pada Kamis 16 Juni 2022.

Petugas B-Reptanic, Syawaldi atau karib disapa BW mengatakan, ular itu pertama kali terlihat oleh seorang warga di depan rumahnya.

“Warga itu melihat ular sedang berjemur dan melapor ke damkar. Selanjutnya damkar bersama kita langsung menuju TKP,” ucap BW, Jum’at 17 Juni 2022.

BW menjelaskan, sesampai di lokasi, ular sempat menghilang karena masuk ke semak-semak.

Petugas kemudian melakukan pencarian ke dalam semak-semak dan berhasil menemukan serta mengevakuasi dari pemukiman.

“Ular ini sudah masuk kategori dewasa dengan ukuran panjang mencapai 2,5 meter,” ungkap BW.

Kemudian petugas membawa ular itu dengan sebuah karung demi alasan keamanan.

“Sementara kita bawa dulu, kita tak bisa melepaskannya di sekitar lokasi karena takut membahayakan,” ujarnya.

Kemungkinan, hewan melata itu berasal dari semak-semak atau pohon bambu yang ada dekat lokasi

Menurut BW, selama ini pihaknya cukup sering mengevakuasi King Cobra. Bahkan dengan ukuran lebih besar yakni di atas 3 meter.

Ular Jenis Mematikan

King Cobra bisa mencapai ukuran maksimal antara 5 hingga 6 meter. Racunnya sangat mematikan dan dapat membunuh manusia.

Ular ini umumnya hidup di India, dan tersebar di seluruh Asia Tenggara serta merupakan ular berbisa terpanjang di dunia.

Binatang pembunuh itu mampu hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1800 meter di atas permukaan laut.

Habitat utamanya meliputi hutan, rawa-rawa, semak hingga tak jarang masuk ke pemukiman.

Selain itu, ular yang sering juga disebut ular sendok itu diketahui kerap memangsa hewan lain termasuk ular berukuran kecil.

Diketahui, Cobra sebenarnya tidak terlalu agresif jika tak terganggu. Tapi beda cerita jika sarang atau telurnya diganggu maka ular ini akan menyerang dengan agresif.

Bagi yang tak paham menangani ular berbisa, sangat disarankan untuk tak mendekati dan lebih baik minta evakuasi ke petugas jika ular terlihat dekat pemukiman.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.