KATASUMBAR — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansyarullah bertakziah ke rumah duka Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (7/6).

Ridwan masih berduka atas kehilangan anaknya Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Terlihat deretan panjang karangan bunga yang bertuliskan ucapan belasungkawa atas meninggalnya putra sulung sang gubernur.

Kepada Mahyeldi, Ridwan Kamil menceritakan detik-detik Eril hanyut.

Menurutnya, begitu berat perjuangan Eril ketika berenang di aliran sungai yang sangat dingin.

Setelah sejauh 1 Km berenang, kemudian Eril memberikan pelampung yang ia pakai ke adiknya, namun karena kondisi sungai yang sangat dingin, kemungkinan Almarhum mengalami keram pada saat berenang.

Seperti diketahui, Eril hilang sejak Kamis (26/5) saat berenang di Sunga Aare, Swiss.

Ridwan Kamil berada langsung di Swiss memantau pencarian anaknya. Namun, hingga Jumat (3/6), sang anak belum juga berhasil ditemukan.

Pihak keluarga kemudian mengumumkan dan mengikhlaskan bahwa Eril dinyatakan meninggal dunia. Meski demikian, pencarian masih tetap dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Tabah

Meski masih diliput duka, Kang Emil tetap tampak sangat tabah dan kuat ketika bercerita di hadapan Buya Mahyeldi yang didampingi Kang Maman Sudarman, Ketua Paguyuban Warga Sunda Sumatera Barat.

Dalam kesempatan yang singkat itu, Buya Mahyeldi turut menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada beliau.

“Atas nama pribadi dan keluarga, kami turut berduka atas kepergian Eril, Insya Allah Ananda syahid, dan menjadi tabungan Kang Emil di sorga,” Ucap Buya Mahyeldi. (*)

sumber: sumbarprov.go.id

 

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.