KATASUMBAR – Sebagian warga Jorong Baruah, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, menggelar pertemuan dan menyampaikan penolakan terhadap rencana perpindahan trase pembangunan jalan tol yang disebut akan melintasi wilayah mereka.
Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pandai Sikek, Dt. Rajo Mangkuto, mengatakan penolakan tersebut telah dibahas dalam rapat kecil di tingkat jorong.
Menurutnya, warga dalam pertemuan tersebut menyatakan sikap menolak perpindahan trase jalan tol ke wilayah kampung mereka. Namun, ia menegaskan, sikap tersebut belum menjadi keputusan resmi penghulu atas nama Nagari Pandai Sikek.
“Penolakan trase yang melewati daerah kami sudah ada rapat kecil di tingkat jorong. Kami menolak perpindahan trase tol ke kampung kami. Namun, ini belum keputusan penghulu 60 atas nama Nagari Pandai Sikek. Ini baru rapat kecil,” ujar Dt. Rajo Mangkuto.
Ia menjelaskan, keputusan resmi terkait rencana trase jalan tol tersebut belum dibahas secara menyeluruh oleh seluruh unsur penghulu di Nagari Pandai Sikek. Pembahasan nantinya akan melibatkan penghulu 20 dan penghulu 60.
“Belum semuanya dari penghulu 20 dan penghulu 60. Keputusan nanti setelah rapat bersama secepat mungkin,” katanya.
Dt. Rajo Mangkuto menyebutkan, rapat bersama akan dilakukan setelah Wali Nagari Pandai Sikek kembali dari Jakarta karena saat ini masih mengikuti agenda rapat di ibu kota.
Sebelumnya, sebagian warga Jorong Baruah menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan jalan tol yang melintasi wilayah Nagari Pandai Sikek. Warga meminta agar rencana perubahan trase tersebut dibahas secara terbuka dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan kondisi wilayah setempat.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


