KATASUMBAR – Vice Presiden Enginering PT Hutama Karya, Halim Wiranata mengungkapkan, butuh waktu panjang untuk pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi.

Ia memperkirakan, butuh waktu lebih kurang lima tahun untuk pembangunan tol tersebut.

Lamanya pembangunan itu menurut Halim karena akan ada terowongan yang membutuhkan konstruksi khusus.

“Kalau proses pembangunannya itu kurang lebih untuk Sicincin sampai ke Padang Panjang karena ada konstruksi khusus terowongan pak itu kurang lebih sekitar 4 setengah sampai 5 tahun,” ujar Halim kepada klikpositif (classy media grup) beberapa waktu lalu.

Sedangkan kalau untuk yang Padang Panjang ke arah Bukittinggi menurut Halim butuh waktu sekitar 3 tahun.

“Kemungkinan besar jika semuanya lancar bisa selesai dalam kurun waktu tiga tahun atau lebih kurang,” kata Halim.

Jadi, jika trase Sicincin-Padang Panjang dan Padang Panjang-Bukittinggi dibangun secara bersamaan, maka paling cepat jalan tol ini akan selesai dalam waktu lebih kurang 5 tahun.

Namun jika pengerjaan Trase Padang Panjang-Bukittinggi berlangsung setelah Trase Sicincin-Padang Panjang selesai, maka bisa mencapai 8 tahun untuk rampung.

Estimasi waktu tersebut akan akurat, jika semua proses pembangunan berjalan lancar.

Namun waktu penyelesaian jalan tol ini bisa molor jika banyak terjadi kendala di lapangan.

Saat ini, pemerintah provinsi belum menetapkan trase atau jalur mana saja untuk jalan tol Sicincin-Bukittinggi.

Meski demikian, sejumlah nagari di Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang telah menyatakan sikap penolakan jalan tol melintasi kawasan mereka.

Alasannya beragam, mulai dari jalur tol yang melintasi kawasan adat, membelah nagari, melintasi tanah ulayat, dan sejumlah alasan lainnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.